Kisah Sukses Pengusaha dari Ide Bisnis Unik yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Menjadi orang yang sukses memang menyenangkan ya. Tapi, tentunya untuk bisa mencapai kesuksesan bukanlah hal yang mudah. Ada banyak kisah pengusaha sukses yang harus diwarnai dengan perjuangan keras dan sengit. Bahkan, kerasnya perjuangan itu pun sudah terasa ketika usaha belum dimulai, termasuk ketika masih merancang ide bisnis.

Ya, hal ini betul -betul terjadi dan dialami oleh seorang pemuda yang bernama Frederick W Smith. Di tahun 1966, dia adalah seorang mahasiswa yang gila dengan ide bisnis unik. Lantas, bagaimana kisah dari Fred Smith ini bisa jadi kisah pengusaha sukses yang inspiratif? Simak kisahnya berikut ini ya.

Fred Smith dengan Ide Bisnis Unik

Jadi, di tahun 1966, Fred yang masih seorang mahasiswa sedang mengikuti kuliah ekonomi di Yale University, Amerika Serikat. Untuk melengkapi tugas yang diberikan oleh dosennya, ia harus membuat sebuah makalah tentang bisnis.

Nah, karena Fred tertarik dengan usaha pengiriman surat, maka ia pun merancang sebuah ide bisnis unik mengenai jasa pengiriman surat. Hmm, kenapa disebut unik ya? Ini karena ide bisnis yang dirancangnya memang berbeda dari bisnis kebanyakan yang sudah ada.

Pada masa itu, pengiriman surat dan paket masih dilakukan dengan cara mengirimkannya lewat jalur pengerbangan dengan pesawat komersial biasa. Peti – peti yang berisi surat serta paket dikirim dengan diletakkan pada bagasi pesawat penumbang biasa.

Namun, pengiriman surat dengan cara seperti ini dinilai Fred tidak efektif. Fred punya ide menarik lain yang bisa membuat pengiriman surat ini jadi lebih efektif dan efisien. Ide bisnisnya adalah melakukan pengiriman surat dan paket barang secepat mungkin, yakni dalam 24 jam dari satu kota ke kota lainnya.

Untuk mengirimkan surat dan paket secara cepat, Fren membayangkan bahwa pengiriman barang akan dilakukan melalui pusat yang diposisikan di kota Memphis. Berbeda dengan pengiriman surat biasanya yang memanfaatkan bagasi pesawat komersial, usaha pengiriman akan dilakukan dengan menggunakan pesawat milik perusahaan yang dikhususkan untuk barang.

Ya, seperti itulah intinya ide bisnis yang dirancang oleh Fred Smith dan dituliskannya dalam makalah bisnisnya. Ia pun mengupumpulkan makalah bisnis tersebut dengan percaya diri.

Satu minggu setelah pengumpulan makalah bisnis itu, dosen bersangkutan memanggil beberapa mahasiswa yang mendapatkan nilai jelek untuk makalah bisnisnya tersbeut. Nah, ternyata, Fred Smith adalah salah satu yang mendapatkan nilai jelek pada makalah bisnisnya.

Fred tentu merasa cemas ketika ia dipanggil masuk menemui sang dosen. Apalagi, ketika ia mendengar tanggapan dosen mengenal ide bisnisnya, “Konsep ini menarik sekali. Tapi, bahkan untuk bisa mendapat nilai C, kamu harus mencari ide yang lebih masuk akal lagi.” kata dosen tersebut pada Fred.

Ide bisnis yang ditulisnya mengenai pesawat terbang khusus barang itu dianggap sebagai sebuah “ide bisnis tidak masuk akal”. Meski dianggap tidak layak bahkan untuk mendapatkan nilai “C”, tapi toh akhirnya sang dosen tetap memberi Fred nilai C untuk ide bisnis tak masuk akal yang dirancangnya.

Baca juga: Kisah Inspirasi Teh Botol Sosro – Modal vs Keberuntungan

Kisah Sukses Pengusaha dari Ide Bisnis Tak Masuk Akal

Tapi, tahukah kamu kalau ternyata ide bisnis unik yang disangka tak masuk akal ini masih dianggap “mungkin” oleh Fred Smith. Bahkan, ia mempertahankan ide bisnis ini dan berusaha keras untuk membuatnya jadi bisnis yang “masuk akal”.

Buktinya, ide bisnis tersebut sukses menjadi konsep dasar dari bisnis Federal Express. Federal Express adalah perusahaan jasa terbesar di dunia saat ini. Perusahaan ini pula yang menjadi satu -satunya perusahaan di Amerika yang sukses mencapai aset senilai US$1 milliar tanpa melakukan merder atau akuisisi, dan ditempuh dalam waktu kurang dari sepuluh tahun. Hebat bukan?

“Takut gagal janganlah menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu” Frederick W Smith – Pendiri Federal Express.

Referensi:

Purna, Asep. 2011. 101 Kisah Inspiratif. Jakarta: GagasMedia.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *