Shalat Tahajud: Pengertian, Niat, Tata Cara, Keutamaan beserta Doanya

Shalat tahajud merupakan salah satu shalat yang termasuk shalat sunnah. Sunnah sendiri berarti bahwa hukum mengerjakan shalat tersebut yaitu apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak apa-apa atau tidak mendapat dosa.

Shalat tahajud juga memiliki beberapa keutamaan. Selain itu, Dalam Q.S Al-Isra Ayat 79 Allah SWT juga telah memerintahkan kita untuk melaksanakan shalat tahajud.

Nah, kemudian bagaimana tata cara pelaksanaan shalat tahajud dan  penjelasan lebih detailnya?

Yukkk… kita simak di bawah ini!!!

Pengertian

Shalat tahajud atau biasa juga disebut Qiyamul Lail yaitu shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah bangun tidur. Misalnya ketika kita tidur dan kemudian terbangun, maka setelah  itu diperbolehkan untuk melaksanakan shalat tahajud, walaupun tidurnya hanya beberapa menit saja.

Namun, jika shalat tersebut dilakukan tanpa tidur maka tidak bisa disebut sebagai shalat tahajud. Shalat tahajud bisa dilakukan setelah sholat isy’a hingga menjelang subuh.

Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Shalat tahajud berjumlah 2 rakaat. Namun, ada juga yang melaksanakan 4 rakaat dan 2 rakaat-rakaat setererusnya. Tata cara pelaksanaan shalat tahajud tidak bisa langsung 4 rakaat seperti shalat isya’. Akan tetapi pelaksanaaanya adalah 2 rakaat ditambah 2 rakaat. Untuk waktu pelaksanaanya sendiri dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

  1. Sepertiga pertama: (yang utama) dikerjakan kira-kira pada pukul 19.00 sampai dengan pukul 22.00
  2. Sepertiga kedua: (yang lebih utama) dikerjakan kira-kira pada pukul 22.00 sampai dengan pukul 01.00
  3. Sepertiga ketiga: (yang paling utama) dikerjakan kira-kira pada pukul 01.00 sampai menjelang waktu subuh

Tata cara pelaksanaan shalat tahajud sama seperti shalat wajib atau shalat sunnah lainnya, yang membedakan adalah niat dan rakaatnya. Dan agar lebih jelas berikut tata cara pelaksanaan shalat tahajud:

1. Melafalkan niat shalat tahajud

Lafal niat shalat tahajud:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku niat shalat sunnah tahajjud 2 rakaat karena Allah Ta’ala.

2. Takbiratul Ihram dan diikuti bacaan do’a iftitah

Bisa menggunakan 2 do’a iftitah yang sudah umum digunakan, yaitu:

Allahuakbaru kabiiraw walhamdulillahi katsiran, wa subhaanallahi bukrataw wa’ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil’aalamiina. La syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya :Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itu aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri.

Atau

Allahumma baa’id bainii wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wa maghribi, allahumma naqinii min khathaayaaya kamaa yunaqats tsaubul abyadhu minad dana. Allahumaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats tsalji wal barad

Artinya: ”Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahanku, sebagaimana engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah segala kesalahanku dengan air, salju dan air embun sebersih-bersihnya.”

3. Membaca Surat Al Fatihah dan surat-surat lain yang ada di Al-Qur’an

Surat lain yang biasa Rasulullah baca setelah membaca Al-fatihah adalah surat-surat yang panjang. Namun, membaca surat-surat yang panjang ketika melaksanakan shalat tahaajud bukanlah hal yang wajib sehingga kita juga dapat membaca surat-surat yang pendek.

4. Ruku’ sambil membaca do’a ruku’

Subhaana robbiyal adhiimi 3x

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung

5. I’tidal sambil membaca doa i’tidal

Robbanaa lakal hamdu mil ‘ussamaawaati wa mil’ul ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du

Artinya: “ya tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki sesudah itu.”

6. Sujud sambil membaca doa sujud

Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih 3x

Artinya : “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagiNya.”

7. Duduk di antara dua sujud dan membaca do’a

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii

Artinya: “ya allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan beria rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

8. Kemudian sujud lagi dan membaca do’a sujud

9. Mengulangi gerakan dan bacaan pada rakaat pertama

10. Tahiyat akhir sambil membaca do’a tahiyat akhir

Attahiyaatul mubarokaatush sholawatut toyyibatulillah Assalamu’alaika ayyuhan nabiyyu warohmatullohi wabarokaatuh Assalamualaina wa ‘alaa ‘ibaadil laahish shoolihin Asyhadu anlaa ilaaha il llaoh wa asyhadu anna muhammadar rosullullah Allahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa aali sayyidina muhammad kammaa shallaita alaa sayyidinaa ibroohim wa alaa sayyidinaa ibroohim Wa barik ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad kamaa baarokta ‘ala sayyidina ibroohim wa a’alaa aali sayyidina ibroohim Fil ‘aalamiina innaka hamiidunmajid.

Artinya: “segala kehormataan, keberkaahan, kebahagiaan dan kebaikan itu kepunyaan Allah. Keselamatan atas engakau wahai nabi muhammad, demikian pula rahmatdan berkah-Nya, keselamatan dicurahkan pula untuk kami dan atas selurruh hamba allah yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan allah. Dan aku bersaksi bahwa nabi muhammad adalah utusan allah. Ya allah! Limpahilah rahmat kepada nabi muhammad. Sebgaimana telah Engkau beri rahmat kepadaa nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas nabi muhammaad beserta para keluarganya. Sebagaimana engkau telaah memberi berkah kepada nabi ibrahim dan keluarganya. Bahwasannya Engkau, tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di eluruh alam.”

11. Salam

12. Membaca do’a tahajud

Do’a yang dibaca setelah melaksanakan shalat tahajud sebaiknya yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadist, seperti:

 اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya:“Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Keutamaan

Setiap shalat yang kita laksanakan tentu memiliki keutamaan baik itu shalat wajib ataupun shalat sunnah, seperti juga shalat tahajud. Shalat tahajud memliki beberapa keutamaan, diantaranya yaitu:

  • Mengangkat derajat manusia, sebagaimana firman Allah SWT pada QS.Al-Isra’ ayat 79 yang artinya: “dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
  • Mendapat cinta Allah SWT, hal ini karena dibandingkan dengan hamba lain yang memilih untuk tidur kita justru lebih memilih untuk melaksanakan shalat tahajud
  • Doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT, dengan rutin melaksanakan shalat tahajud selama 40 hari maka do’a – do’a baik akan Allah kabulkan. Karena Allah menyukai hambanya yang selalu memohon hanya kepada-Nya
  • Baik untuk kesehatan, sebagaimana Allah menciptakan sesuatu selalu mempunyai kebermanfaatan begitu juga dengan perintah untuk melaksanakan shalat tahajud juga mempunyai manfaat bagi kesehatan. Misalkan saja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kita juga dapat terhindar dari infeksi pernafasan, melancarkan aliran darah dan mendapatkan ketenangan.

Nah, teman-teman demikianlah penjelasan mengenai pengertian, niat, tata cara pelaksanaan serta keutamaan shalat tahajud. Semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman.

Dan ingat Allah selalu menyukai amalan yang sifatnya rutin walaupun itu sedikit, seperti halnya shalat tahajud harus kita lakukan secara rutin agar kita juga mendapatkan syafa’at dari Allah SWT. Aamiin…

Bibliography

  • Fa’izah, A. Z. (2019, November 08). Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap dengan Bacaan Doa dan Keutamaannya. Retrieved Januari 22, 2020, from liputan6.com: https://m.liputan6.com/hot/read/4106381/tata-cara-sholat-tahajud-lengkap-dengan-bacaan-doa-dan-keutamaannya
  • K, A. (2018, November 21). Ini Lafal Niat Shalat Tahajud. Retrieved Januari 22, 2020, from islam.nu.or.id: https://islam.nu.or.id/post/read/99256/ini-lafal-niat-shalat-tahajud
  • Muhammad Ibnu Sahroji, M. (2019, Januari 30). Setelah Shalat Tahajud Dianjurkan Baca Doa Ini. Retrieved Januari 22, 2020, from islam.co: https://islami.co/setelah-shalat-tahajud-dianjurkan-baca-doa-ini/
  • Pratiwi, F. (2019, Mei 27). 8 Manfaat Sholat Tahajud dalam Kehidupan Sehari-hari. Retrieved Januari 22, 2020, from detik.com: https://m.detik.com/news/berita/d-4566906/8-manfaat-sholat-tahajud-dalam-kehidupan-sehari-hari
  • Rifa’i, D. M. (2017). Risalah TUNTUNAN SHALAT LENGKAP. Semarang: PT. KARYA TOHA PUTRA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *