3 Macam Gerakan Bumi: Rotasi Bumi, Revolusi Bumi dan Presesi

Pernahkah kamu melemparkan buah apel? Ke mana jatuhnya buah apel itu? Sudah pasti jawabannya adalah jatuh ke bawah. Sekarang pertanyaannya, kenapa bisa demikian? Apakah karena rotasi bumi? Karena revolusi bumi? Atau karena presesi bumi? Sayangnya bukan ketiganya. Buah apel yang dilempar akan jatuh ke bumi karena adanya gaya gravitasi bumi.

3 Macam Gerakan Bumi: Rotasi Bumi, Revolusi Bumi dan Presesi

Apakah gravitasi bumi adalah semacam gerakan bumi? Tidak. Gravitasi bumi adalah gaya tarik bumi dalam menarik benda –benda lainnya untuk menuju kepada bumi. Apa pun itu. Nah, gaya gravitasi bumi ini pula yang menyebabkan satelit bumi, yakni bulan, mengitari bumi. Nah, akan tetapi, kenapa gaya ini tidak membuat bulan tidak jatuh ke bumi?

Untuk memahaminya, kita bisa mengulas lebih dalam mengenai teori gravitasi Newton. Teori ini adalah dasar pemahaman yang digunakan untuk menerangkan gerak benda – benda yang ada di angkasa di dalam tata surya dan juga sekaligus menjadi dasar bagi gerak pesawat – pesawat antariska.

Agar kamu tidak bingung, kamu harus tahu dulu bahwa kali ini, kita akan membahas mengenai Macam Gerakan Bumi. Gerakan bumi ini terdiri dari Rotasi Bumi, Revolusi Bumi dan Presesi Bumi.

Terdapat dua gerakan planet tata surya yang kita kenal dan pelajari, yaitu rotasi bumi dan revolusi. Rotasi bumi adalah gerakan bumi yang berputar pada porosnya, sedangkan revolusi bumi adalah gerakan planet yang beredar dengan mengelilingi matahari.

Beberapa bentuk gerakan planet yang mengitari matahari dapat dilihat dari ciri khas tertentu, yang meliputi :

  1. Orbit planet yang bentuknya hampir menyerupai lingkaran (eksentrisitasnya kecil). Planet yang memiliki eksentrisitas terbesar adalah Planet Pluto, yakni dengan e=0,249.
  2. Orbit semua planet yang hampir sebidang.
  3. Semua planet yang mengitari matahari berada dalam arah yang sama.

Mengenai gerakan planet ini, Johanes Kepler (1571 – 1630) menemukan 3 hukum gerak planet, yakni hukum Kepler I, hukum Kepler II dan hukum Kepler III. Mengenai keterangan mengenai hukum Kepler, silahkan baca ketiga hukum tersebut pada artikel Hukum Kepler I, II, dan III.

Nah, berikutnya, kita akan membahas mengenai macam gerakan bumi yang dibedakan menjadi 3 yaitu rotasi, revolusi dan presesi. Berikut penjelasannya.

Rotasi Bumi

Rotasi bumi merupakan suatu gerakan di mana bumi berputar pada porosnya. Pada proses rotasi tersebut, setiap kali putarannya bumi membutuhkan waktu 23 jam 56 menit 48 detik atau biasa dibulatkan menjadi 24 jam untuk 1 periodenya. Waktu rotasi bumi bumi inilah yang biasa disebut sebagai sehari.

Arah rotasi bumi sendiri berlangsung dari arah barat menuju ke timur. Karena pergerakan ini, benda benda angkasa menjadi seolah –olah bergerak dari timur ke barat. Hal ini bisa kita amati dengan melihat matahari terbit yang diawali dari timur lalu bergerak dan tenggelam ke barat.

Selengkapnya dapat dilihat pada artikel mengenai akibat rotasi bumi.

Revolusi Bumi

Revolusi bumi merupakan suatu gerakan bumi yang mengitari matahari. Dalam satu periode revolusi, waktu yang dibutuhkan adalah 365¼ hari atau yang biasa disebut dengan 1 tahun. Bumi melakukan revolusi dapat diketahui dengan adanya pembuktian dari fenomena bintang di langit yang tampak berpindah -pindah tempat, dan dengan lintasan yang menyerupai lintasan bumi mengelilingi matahari.

Untuk selengkapnya mengenai revolusi ini, dapat dilihat pada artikel akibat revolusi bumi.

Presesi

Selain rotasi dan revolusi ada satu lagi gerak bumi, yakni presesi. Presesi bumi memang lebih jarang dibahas ketimbang rotasi dan revolusi. Tapi gerakan ini juga penting untuk diketahui da dipelajari.

Arti presesi sendiri adalah gerak poros putar bumi. Di mana poros putar bumi (KU – KS) ini tidak selalu mengarah ke titik yang sama di langit, melainkan berputar menyerupai putaran gasing.

Gerakan presesi terjadi dengan sangat lambat. Untuk satu kali periode presesi, waktu yang dibutuhkan adalah 26.000 tahun. Jadi, dari gerakan ini, maka pada abad ke 20, kutub langit utara akan berada di dekat bintang Polaris, dan 12.000 tahun lagi, KU akan berada di dekat bintang Vega.

Jadi, demikianlah penjelasan mengenai Macam Gerakan Bumi: Rotasi Bumi, Revolusi Bumi dan Presesi. Sudah jelas bukan? Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Referensi:

Mulyo, Bambang Nianto dan Purwadi Suhandini. 2015. Geografi 1 untuk Kelas X SMA Dan MA. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

*Penulis: Hasna Wijayati

Materi lain: