Pengertian, Jenis dan Persebaran Flora di Dunia

Ada banyak makhluk hidup yang tinggal di atas muka bumi ini. Salah satunya adalah kelompok flora. Anda tentu pernah mendengar nama flora bukan? Nama flora tentunya sudah akrab di telinga kita. Apalagi, flora juga memiliki peran yang besar bagi kehidupan manusia di bumi ini.

Nah, kali ini kita akan mengulas tentang pengertian flora, jenis flora dan persebaran flora di dunia ini. Flora yang juga memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem bumi ini memang sangat menarik untuk dibahas.

Pengertian Flora

Pengertian flora dapat dipahami dari sisi etimologi, yang berasal dari bahasa Latin, yang artinya ‘alam tumbuhan’. Alam dalam hal ini meliputi semua aspek tentang dunia tumbuhan ataupun tanaman. Adapun definisi flora adalah dunia tumbuhan yang terdapat di dunia ini. Tumbuhan ini dapat meliputi aneka jenis tumbuhan besar seperti pohon, maupun rumput, dan juga mikroflora seperti jamur.

Jenis dan Persebaran Flora di Dunia

Jenis flora dan persebaran flora di dunia ini sangat beragam dan luas. Setidaknya, Berdasarkan pada laporan yang dilakukan oleh Royal Botanic Gardens, Kew, di the United Kingdom, telah ditemukan sekitar 391.000 spesies dari jenis tanaman berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh para ahli sains. Di antara spesies tanaman tersebut, sekitar 369.000 spesies atau sekitar 94 persennya adalah berupa tanaman berbunga.

Untuk mengetahui persebaran flora yang ada di dunia ini, kita bisa mengetahuinya berdasarkan ekosistem yang ada. Ekosistem ini terdiri dari ekosistem daratan utama yang ada di permukaan secara horizontal (dari ekuator ke kutub), dan berdasarkan pada kondisi iklim.

Berdasarkan pembedaan tersebut, ekosistem secara umum bisa dibedakan ke dalam empat macam, meliputi : ekosistem tropika, ekosistem daerah sedang, ekosistem taiga, dan ekosistem tundra. Berikut keterangannya :

A# Ekosistem Tropika

Ekosistem tropika adalah jenis ekosistem yang berada pada sekitaran wilayah tropis, yang masih dibagi lagi ke dalam tiga tipe. Tiga tipe ekosistem tropika ini, meliputi hutan hujan tropis, hutan musim, dan sabana tropika.

A.1. Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis merupakan jenis hutan yang terdapat di kawasan dengan iklim tropis. Ciri hutan hujan tropis di antaranya : hujan sepanjang tahun, suhu dan kelembapan udara yang selalu tinggi, dan vegetasi di dalamnya berupa pohon- pohon tinggi yang disertai dengan semak belukar juga tumbuhan merambat.

Hutan jenis ini juga memiliki produksi serasah organik yang cukup tinggi. Persebaran hutan hujan tropis berada di beberapa kawasan di dunia, seperti di negara Indonesia, Afrika Timur, Afrika Barat, Malaysia, Filipina, Brazil, Kolombia, India, Sri Lanka, Karibia, dan Madagaskar.

A.2. Hutan Musim

Hutan musim adalah jenis hutan yang bisa ditemukan di sebelah garis ekuator. Ciri hutan musim, meliputi : terdapat perbedaan antara musim penghujan dan musim kemarau yang sangat jelas, vegetasi di dalamnya akan menggugurkan daunnya ketika musim kemarau. Persebaran hutan musim terdapat di negara Indonesia, Australia Utara, Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam, India, dan di Tepi Hutan Hujan Tropis Di Amerika Tengah Dan Amerika Selatan.

A.3. Sabana Tropika

Jenis hutan sabana tropika adalah jenis hutan yang dapat dikenali dari adanya komunitas padang rumput serta tumbuh pohon kecil dan juga adanya semak -semak yang tumbuh secara tidak merata atau menyebar. Persebaran dari hutan sabana tropika, antara lain dapat ditemukan di wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan, di sebagian besar wilayah di Afrika, seperti Sudan dan Madagaskar Tengah, dan juga di sebagian pulau di wilayah Indonesia, dan di Daerah Pegunungan India.

Artikel terkait: Jenis Jenis Hutan Menurut Fungsi, Jenis Pohon, dan Cara Terjadi

B# Ekosistem Daerah Sedang

Ekosistem daerah sedang adalah jenis ekosistem yang terdiri dari beberapa, yang berupa : semak belukar berduri, gurun pasir, padang rumput, hutan hujan daerah sedang, dan hutan gugur daun.

B.1. Semak Belukar Berduri

Ekosistem semak belukar berduri ini dapat dikenali dari adanya vegetasi berduri sejenis Xerophyt. Vegetasi ini memiliki ciri khas yakni daunnya kecil yakni untuk mengurangi transpirasi.

B.2. Gurun (Desert)

Ekosistem gurun pasir adalah ekosistem yang terdapat di wilayah dengan curah hujan yang lebih sedikit daripada evaporasi. Pada umumnya, ekosistem ini berlokasi pada ketinggian 200 – 300 m, baik yang berada di daerah lintang utara maupun lintang selatan.

B.3. Padang Rumput

Vegetasi padang rumput ini ditandai dengan adanya dominasi rumput – rumputan. Vegetasi ini terdapat di wilayah Amerika Utara, yakni berupa padang rumput, yang biasa disebut juga dengan prairi. Sedangkan di Asia, padang rumput ini biasa disebut steppe, di Amerika Selatan dikenal dengan sebutan pampas, serta di Afrika Selatan dinamakan dengan veldt.

B.4. Hutan Hujan Daerah Sedang

Hutan hujan daerah sedang ini dapat dikenali dari wilayahnya yang tampak selalu hijau, dengan pepohonan yang tidak begitu tinggi, daun pohonnya lebih keras dan kaku, dan tidak begitu rimbun. Vegetasi yang tumbuh di sana antara lain ada agathis dan konifera. Persebaran hutan hujan daerah sedang ini antara lain, : bagian selatan Amerika Serikat, Jepang Selatan dan  sebagian daerah Korea, daratan Cina, bagian selatan wilayah Afrika, Selandia Baru, dan wilayah Australia.

B.5. Hutan Gugur Daun

Hutan gugur daun ini dapat ditemukan di wilayah dengan iklim kontinental yang memiliki cukup hujan. Sebagian besar vegetasi yang ada di wilayah ini menggugurkan daunnya di akhir musim panas.

C# Ekosistem Taiga

Ekosistem taiga ini dapat dikenali dari adanya dominasi hutan dengan jenis pohon konifer seta pinus yang mampu bertahan hidup di wilayah suhu dingin yang ekstrem. Persebaran dari ekosistem taiga ini ada di daerah Eropa- Asia dan Amerika Utara.

D# Ekosistem Tundra

Ekosistem tundra adalah suatu ekosistem yang tidak ada pepohonan di dalamnya serta berada di wilayah Arktik yang dingin dan kering. Vegetasi utama yang bisa ditemukan di wilayah ini adalah lumut yang tumbuh di musim panas.

Itulah beberapa bentuk ekosistem yang ada. Persebaran flora ini juga dapat dipengaruhi ketinggian tempat. Setiap jenis tumbuhan memiliki kemampuan tumbuh yang berbeda –beda. Jenis tumbuhan tertentu hanya mampu bertahan hidup dengan baik ketika berada di wilayah dengan suhu udara yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Jenis vegetasi berdasar ketinggian tempat

Adapun klasifikasi iklim ini bisa dilihat berdasarkan pada ketinggian tempat dan jenis tumbuhan yang mampu tumbuh dengan baik pada jenis iklim tersebut. Klasifikasi ini telah dibuat oleh Junghuhn, dan bisa kita lihat pada gambar diatas. Semoga artikel ini bermanfaat.

Referensi:

1. Mulyo, Bambang Nianto dan Purwadi Suhandini. 2015. Geografi untuk Kelas XI SMA dan MA. Solo : Global Tiga Serangkai.
2. news.mongabay.com/2016/05/many-plants-world-scientists-may-now-answer/

Materi lain:

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *