Persamaan Linear Satu Variabel

Sahabat portal ilmu, kali ini kita akan membahas salah satu materi dalam mata pelajaran Matematika untuk SMP kelas VII. Materi ini berhubungan dengan persamaan linear. Persamaan linear terdiri dari beberapa jenis, namun kali ini akan dibahas tentang persamaan linear satu variabel.

Persamaan linear dengan satu variabel ini nantinya akan dijelaskan tentang pengertian dan selain itu, juga langkah dalam menyelesaikannya. Mari disimak dengan baik-baik penjelasan di bawah ini. Agar kalian dapat menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan persamaan linear satu variabel sahabat portal ilmu.

Pengertian Persamaan Linear Satu Variabel

Persamaan merupakan suatu kalimat terbuka yang dihubungkan dengan tanda “=” pada kedua ruasnya.

Persamaan linear satu variabel merupakan suatu kalimat matematika yang memuat tentang satu variabel berpangkat satu dan dihubungkan oleh tanda sama dengan.

Contoh:

x – 2 = 10 adalah persamaan linear dengan satu variabel yaitu x.

4a + 11 = 0 adalah persamaan linear dnegan satu variabel yaitu a.

Menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel

Menentukan penyelesaian dalam suatu persamaan sama saja dengan mengganti variabel yang terdapat dalam persamaan tersebut dengan sebuah bilangan agar persamaan tersebut menjadi benar. Penyelesaiannya dapat menggunakan cara substitusi atau penggantian untuk menemukan penyelesaian suatu persamaan linear satu variabel.

Berikut ini disampaikan tentang beberapa cara yang dapat dipilih untuk menyelesaikan persamaan linear dengan satu variabel, yaitu sebagai berikut.

Dengan cara mengganti atau mensubtitusi variabel dengan suatu bilangan.

Suatu persamaan dapat diselesaikan dengan cara mensubtitusi atau mengganti dengan suatu bilangan, sehingga persamaan tersebut menjadi benar, bilangan pengganti tersebut adalah penyelesaiannya.

Mari disimak dengan baik-baik penjelasan di bawah ini. Agar kalian dapat menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan persamaan kuadrat sahabat portal ilmu.

Contoh:

x + 3 = 6, dengan x adalah anggota bilangan asli.

Untuk x = 1 maka 1 + 3 = 4 adalah kalimat yang salah.

Untuk x = 2 maka 2 + 3 = 5 adalah kalimat yang salah.

Untuk x = 3 maka 3 + 3 = 6 adalah kalimat yang benar.

Untuk x = 4 maka 4 + 3 = 7 adalah kalimat yang salah.

Jadi, penyelesaian dari persamaan di atas yaitu x = 3.

Dengan cara menambah atau mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama.

Suatu persamaan dapat diselesakan dengan cara menambah ata mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama.

Contoh:

x – 5 = 14, dengan x anggota bilangan asli.

x – 5 + 5 = 14 + 5       (kedua ruas ditambah 5)

x = 19

jadi, penyelesaian untuk persamaan di atas adalah x = 19.

Dengan cara mengalikan atau membagikan kedua ruas dengan bilangan yang sama.

Suatu persamaan dapat diselesaikan dengan cara mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan yang sama.

Contoh:

a-2208 dengan x anggota bilangan asli.

b-2208  kedua ruas dikali 2

x = 60

jadi, penyelesaian untuk persamaan di atas yaitu x = 60.

 Dengan cara menggambarkan grafik atau garis bilangan

Penyelesaian persamaan linear satu variabel dapat digambarkan dalam garis bilangan bulat.

Contoh:

4x + 2 = 10

4x = 8

x = 2

Tanda kotak “ c-2208   “ pada garis bilangan bulat dalam gambar di bawah ini menunjukkan bahwa penyelesaian dari 4x + 2 = 10 adalah x = 2.

d-2208

Demikian penjelasan tentang persamaan linear dengan satu variabel. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan persamaan linear dengan satu variabel.

Cara tersebut terbagi empat, yaitu mensubtitusi atau mengganti dengan suatu bilangan, menambah atau mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama, membagi atau mengalikan kedua ruas dengan bilangan yang sama, dan menggambarkan grafik atau garis bilangan.

Semoga artikel ini dapat membantu saudara dalam memahami setiap langkah untuk menyelesaikan persamaan linear satu variabel. Selamat belajar dan sukses selalu.

Referensi:

  1. Riyadi, S. 2008. Be Smart Matematika: Kumpulan Soal untuk Kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Bandung: Grafindo.
  2. Marsigit. 2008. Mathematics 1 for Junior High School Year VII. Jakarta: Yudhistira.
  3. www.madematika.com
Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *