Pengertian dan Karakteristik Komunikasi Massa

Ditengah pesatnya informasi dan komunikasi yang kita dapat saat ini, sudah selayaknya kita mengetahui apa itu komunikasi massa.  Yang termasuk jenis media massa dalam komunikasi massa adalah majalah dan koran-dikenal dengan media cetak; radio siaran, televisi dan film-dikenal dengan media elektronik ; dan media on line/ internet. Artikel ini akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai komunikasi massa.

Menurut Bittner dalam buku ‘Pengantar Komunikasi Massa’ (Elvinaro dkk,2004: 3), yaitu: komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang (mass communication is messages communicated through a mass medium to a large number of people). Definisi ini memperjelas bahwa komunikasi massa dapat disebut demikian jika dilakukan menggunakan media massa. Dengan kata lain, seseorang yang berteriak-teriak didepan khalayak banyak dengan alat pengeras suara, tidak dapat disebut komunikasi massa. Sekalipun dihadiri oleh seribu orang lebih.

Ahli komunikasi massa yaitu Gerbner (1967) mengatakan, “Mass communication is the tehnologically and institutionally based production and distribution of the most broadly shared continuous flow of messages in industrial societies.” (Komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri (Rakhmat,2003: 188).

Definisi Gerbner memberi penjelesan lebih mengenai komunikasi massa. Bahwa komunikasi masa melalui proses produksi dan distribusi kepada masyarakat dengan kontinyu; harian, mingguan, bulanan. Prosesnya pun dilakukan oleh lembaga yang memiliki teknologi tersebut.

Meletzke memiliki definisi tambahan bahwa, komunikasi massa diartikan sebagai setiap bentuk komunikasi yang menyampaikan pernyataan secara terbuka melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung dan satu arah pada publik yang tersebar (Rakhmat, 2003: 188).

Rangkuman definisi-definisi komunikasi massa menurut Rakhmat adalah, “ komunikasi massa diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat (Rakhmat,2003: 189).

Karakteristik Komunikasi Massa

Dari definisi-definisi para ahli komunikasi yang saling melengkapi, maka karakteristik komunikasi massa dibagi menjadi delapan (Elvinaro, Lukiati, Siti, 2004: 7):

1. Komunikator Terlembagakan

Karakteristik yang pertama adalah si pemberi pesan (komunikator), komunikasi massa harus dilakukan oleh lembaga/ organisasi yang cukup kompleks.

2. Pesan Bersifat Umum

Pesan komunikasi massa bersifat umum. Pesannya dapat berupa fakta, peristiwa atau opini. Ini disebabkan karena komunikasi massa bersifat terbuka dan ditujukan untuk masyarakat luas.

3. Komunikannya Anonim dan Heterogen

Dalam komunikasi massa, komunikator (pemberi pesan) tidak mengenal komunikannya (penerima pesan). Karena proses komunikasi tidak secara langsung tatap muka, melainkan menggunakan media massa. Yang dilakukan komunikator adalah mengelompokkan komunikan yang anonim tersebut; usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, latar belakang ekonomi, budaya, agama, dll.

4. Media Massa Menimbulkan Keserempakan

Komunikasi massa dengan daya penyebaran pesannya yang cukup luas dan bahkan tidak terbatas memiliki kelebihan, yaitu mampu memberikan informasi yang seragam dalam waktu bersamaan kepada komunikannya.

5. Komunikasi Mengutamakan Isi Ketimbang Hubungan

Prinsip komunikasi adalah bahwa komunikasi mempunyai dimensi isi dan hubungan (Mulyana, 2009: 99). Sedangkan dalam konteks komunikasi massa, komunikator tidak harus mengenal dulu komunikannya seperti pada komunikasi antarpersona. Yang palling penting adalah bagaimana pesan tersebut disusun secara sistematis dan mudah dipahami.

6. Komunikasi Massa Bersifat Satu Arah

Komunikator aktif menyampaikan pesan, komunikan aktif juga menerima pesan. Namun, keduannya tidak dapat melakukan dialog sebagaimana komunikasi antarpersona. Berarti komunikasi massa bersifat satu arah.

7. Stimulasi Alat Indra Terbatas

Berbeda dengan komunikasi antarpersona yang dapat mengoptimalkan seluruh alat indra, komunikasi massa terbilang cukup terbatas. Penggunaan alat indra tergantung pada jenis media massa.

8. Umpan Balik Tertunda dan Tidak Langsung

Umpan Balik (Feedback) adalah faktor penting dalam proses komunikasi antarpersona, komunikasi kelompok, dan komunikasi massa. Namun, komunikasi massa memiliki umpan balik yang tertunda (delayed). Hal tersebut dikarenakan prosesnya yang tidak secara langsung bertatap muka antara komunikator dan komunikan. Feedback  dari komunikan dapat dilakukan menggunakan pesawat telepon, email, sms, dll (itu dikatakan tertunda atau tidak langsung).

Demikianlah artikel mengenai pengertian dan karateristik komunikasi massa. Semoga dapat menambah wawasan bagi pembaca. Bukan  saja kepada para pelajar/mahasiswa yang menekuni bidang komunikasi. Akan tetapi, bagi semua orang yang membutuhkan ilmu, ditengah kemudahan informasi dan komunikasi

Referensi:

  1. Rakhmat, Jalaluddin. 1996. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  2. Mulyana, Deddy. 2000. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  3. Ardianto, Elvinaro, Lukiati Komala dan Siti Karlinah. 2007. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatam Media.

Bacaan lain: