Mengenal Lebih Jauh Negara Afrika Selatan

  • 2
    Shares

Siapakah yang tidak mengenal negara Afrika Selatan? Negara yang dipimpin oleh seorang tokoh terkenal karena prestasi yang berhasil diukir dengan menghapuskan politik apatheid. Apartheid, berasal dari bahasa Afrika yang berarti keterpisahan. Apartheid menggambarkan tentang kekakuan rasial yang mengatur tentang pembagian antara populasi minoritas dan mayoritas penduduk kulit putih.

Tokoh yang mampu menghapuskan sistem apartheid tersebut adalah Nelson Mandela. Mandela berhasil memperjuangkan persamaan hak antara kulit putih dan kulit hitam. Mandela ingin menunjukkan pada seluruh dunia, bahwa dia mampu menjadi seorang pemimpin yang hebat dengan kontribusi yang membanggakan.

Dan setiap tanggal 18 Juli, akan selalu diperingati sebagai “Hari Internasional Nelson Mandela”. Karena jasa Mandela yang telah berkontribusi untuk demokrasi, keadilan, dan rekonsiliasi. Peringatan hari internasional tersebut dengan mengangkat slogan “lakukan tindakan, inspirasikan perubahan”.

Bagaimana bisa demikian?

Selayang Pandang Negara Afrika Selatan dan Politik Apartheid

Selama 40 tahun, negara Afrika Selatan telah menjalankan suatu politik rasialisme atau yang dikenal dengan politik apartheid. Hal tersebut terjadi dari tahun 1950 dan baru berakhir pada dekade 90-an. Politik apartheid ini telah dilaksanakan semenjak masa pemerintahan Daniel Francois Malan. Malan telah menjabat di negara Afrika Selatan pada tahun 1948 sampai 1954.

Munculnya reformasi politik di mana-mana, menjadikan seorang presiden negara Afrika Selatan, yang bernama De Klerk mengusulkan untuk menghapus Undang-Undang diskriminasi dan rasial. Kejadian tersebut terjadi, pada bulan Februari 1991, di depan parlemen, De Klerk telah mengusulkan 3 Undang-Undang yang berhubungan dengan diskriminatif dan rasial agar dihapuskan.

Ketiga Undang-Undang deskriminatif dan rasial yang diusulkan untuk dihapus oleh De Klerk tersebut, yaitu sebagai berikut.

  1. Land Act tahun 1913. Undang-undang ini berisi tentang larangan terhadap warga kulit hitam untuk memiliki tanah di wilayah yang telah ditentukan.
  2. Urban Areas Act tahun 1923. Undang-undang ini berisi tentang aturan untuk memisahkan tempat tinggal warga yang memiliki kulit hitam dan kulit putih.
  3. Registration Act tahun 1950. Undang-undang ini berisi tentang keharusan setiap warga negara Afrika Selatan untuk memiliki surat keterangan pengelompokan. Pengelompokan dalam surat keterangan tersebut, berdasarkan pada ciri –ciri fisik.

De Klerk mengusulkan untuk menghapus Undang-Undang rasial ini disebabkan oleh kondisi ekonomi Afrika Selatan. Keadaan ekonomi negara Afrika Selatan semakin memburuk sebagai akibat adanya embargo yang dilakukan oleh negara Amerika Serikat, Masyarakat Ekonomi Eropa, dan negara-negara persemakmuran Inggris. Wujud embargo yang dilakukan oleh negara dan organisasi tersebut, antara lain.

  1. Pembatalan tentang penanaman modal di negara Afrika Selatan.
  2. Pembatalan kerja sama.
  3. Pembatasan kegiatan pemasaran ekspor.

Namun sayangnya, upaya yang dilakukan oleh De Klerk ini untuk menghapus Undang-Undang deskriminatif memperoleh tantangan. Tantangan tersebut berasal dari kelompok sayap kanan atau partai konservatif di parlemen. Pada saat itu, partai konservatif dipimpin oleh Andries Trunicht. Kelompok sayap kanan menolak usulan yang disampaikan oleh De Klerk sebab tanpa adanya politik perbedaan warna kulit, warga kulit putih akan tergusur. Selain itu, warga yang berkulit hitam akan memperoleh banyak sekali keuntungan.

Bahkan, ketua Partai Kongres Nasional Afrika Selatan atau ANC, yang bernama Nelson Mandela, merasa pesimis. Mengapa Nelson Mandela  merasa pesimis? Sebab lembaga – lembaga di pemerintahan masih dikuasai oleh kulit putih. Selain itu, perjuangan warga yang berkulit hitam untuk memperoleh hak ikut dalam pemilihan umum masih belum diakui.

Kemudian, pada bulan Maret 1992, diadakan suatu referendum. Hasil dari referendum tersebut yaitu lebih dari setengah pemberi suara menyetujui untuk menghapus politik apartheid. Warga kulit putih meyakini bahwa dengan tidak dihapuskannya politik apartheid, maka pertumbuhan negeri menjadi statis. Bahkan, kondisi ekonomi dalam negeri akan mengalami kehancuran. Warga kulit putih ini merupakan sekumpulan pengusaha yang ingin melakukan perdagangan luar negeri secara bebas.

Selain mendapatkan dukungan dari orang kulit putih, Uskup Desmond Tutu, juga mendukung untuk menghapus apartheid. Uskup Desmond Tutu ini merupakan seorang pejuang kulit hitam yang anti dengan rasialisme. Uskup berpendapat bahwa jika negara Afrika Selatan masih mempertahankan sistem politik apartheid, maka negara Afrika Selatan akan semakin tersisih dari peradaban di dunia yang telah mengalami suatu perubahan.

Hasil referendum tahun 1992 tersebut, berhasil untuk mengakhiri politik apartheid. Pelaksanaan dari penghapusan politik apartheid tersebut, baru terwujud sekitar dua tahun kemudian. Setelah negara Afrika Selatan mengadakan pemilihan umum atau pemilu di seluruh wilayahnya. Pemilu tersebut berlangsung pada tanggal 27 April sampai 2 Mei 1994. Pemilihan umum tahun 1994 ini sebagai pemilu pertama yang memasukkan warga kulit hitam. Warga kulit hitam diperbolehkan untuk memberikan suara, sekaligus hak politiknya. Bahkan, untuk pertama kalinya, presiden hasil pemilihan umum dipilih dari orang kulit hitam.

Demikian selayang pandang tentang negara Afrika Selatan. Negara yang pernah menganut sistem politik apartheid ini, kini telah menjadi negara yang merdeka. Dikatakan merdeka, sebab mampu menghapuskan politik Apartheid, berkat orang- orang yang pemberani, seperti De Klerk dan Nelson Mandela. Selanjutnya, buah dari keberanian tersebut, negara Afrika Selatan mampu memiliki seorang presiden yang berasal dari golongan kulit hitam. Sebuah perjuangan yang tidak sia –sia, yang dilakukan oleh kedua tokoh. Perjuangan yang dilakukan di meja perlemen untuk menghapus 3 Undang-Undang tentang diskriminasi dan rasis.

Lalu bagaimana bentuk pemerintahan yang ada di negara Afrika Selatan ini? Pembahasan selanjutnya, akan menjelaskan bukan hanya bentuk pemerintahan saja, melainkan juga semua hal yang berhubungan dengan negara Afrika Selatan.

Bentuk Negara Afrika Selatan

Peta Afrika Selatan

Bendera Negara Afrika Selatan

Bendera Afrika Selatan

Keterangan:

Bendera negara Afrika Selatan dibuat oleh Fred Brownell. Semula, perintah Afrika Selatan menghubungi Fred Brownell, pada akhir bulan Februari 1994. Pemerintah memintanya untuk membuat desain dari bendera baru untuk negara Afrika Selatan. Waktu yang diberikan pemerintah Afrika Selatan untuk Brownell hanya seminggu.

Dalam kurun waktu yang singkat tersebut, Brownell menyanggupi permintaan pemerintah tersebut dan mulai membuat berbagai macam sketsa bendera. Pada awalnya, simbol yang menyerupai huruf Y yang terdapat dapat sketsa bendera buatan Brownell memiliki 3 jari. Putri Brownell yang mengetahui simbol tersebut dan mengatakan pada ayahnya, bahwa simbol tersebut mirip dengan motif untuk perdamaian nuklir.

Berdasarkan masukan dari putrinya tersebut, akhirnya Brownell memodifikasi desain benderanya, sampai akhirnya hanya menyisakan dua jari. Setelah selesai di desain, kemudian, pemerintah Amerika Selatan melihat desain gambar tersebut dan mereka menyukainya. Semenjak tanggal 20 Maret 1994, desain bendera yang dibuat oleh Brownell dinyatakan sebagai bendera nasional negara Afrika Selatan yang baru. Bahkan, masih bertahan sampai saat ini.

Lambang Negara Afrika Selatan

Keterangan:

Lambang negara yang dimiliki oleh negara Afrika Selatan, pertama kali dikenalkan pada saat kemerdekaan negara Afrika Selatan. Tepatnya pada tanggal 27 April 2000. Lambang ini sebenarnya menggantikan lambang yang sebelumnya, yang telah digunakan sejak tahun 1910. Adapun makna dari gambar –gambar yang terdapat di lambang negara Afrika Selatan, yaitu sebagai berikut.

  1. Lambang ini terdiri dari elemen lingkaran.
  2. Lambang perisai tersebut membentuk gendang dan di dalamnya terdapat gambar dua orang manusia dengan gaya seni batu Khoisan. Kedua figur tersebut saling menghadap yang melambangkan tentang saling memberikan salam dan persatuan. Figur tersebut juga melambangkan tentang peralihan dari manusia individual menjadi manusia sosial dalam bangsa, negara, dan keseluruhan kemanusiaan.
  3. Di atas perisai terdapat lembing dan knobkiere yang saling bersilangan dalam lambang negara tersebut, yang melambangkan tentang pertahanan dan kewenangan. Lembing dan knobkierie dalam posisi yang terbaring, melambangkan tentang perdamaian.
  4. Semboyan !ke e: / xarra / / Ke, berasal dari bahasa Khoisan. Semboyan tersebut diartikan sebagai orang yang beraneka ragam, bersatu. Hal tersebut memiliki makna untuk menyatukan pikiran dan tindakan. Sedangkan, dalam skala yang lebih besar, sebagai sebuah seruan bagi suatu bangsa untuk bersatu meskipun terdapat keanekaragaman.
  5. Tanaman gandum dalam lambang negara Afrika Selatan melambangkan tentang kesuburan, pertumbuhan, dan pembangunan.
  6. Gading gajah dalam lambang negara Afrika Selatan melambangkan tentang kebijaksanaan, moderasi, dan keabadian.
  7. Perisai dalam lambang negara Afrika Selatan, melambangkan tentang wahana untuk menampilkan identitas, sekaligus pertahanan spiritual.
  8. Protea raja melambangkan tentang keindahan negara dan potensi bangsa untuk berkembang mencapai kejayaan negara Afrika.
  9. Burung sekretaris yang diletakkan di atas protea dan simbol bunga yang terdapat di dada burung. Burung sendiri melambangkan tentang perlindungan negara terhadap musuh. Selanjutnya, sebagai pembawa pesan dari surga, sayap burung melambangkan tentang kemampuan bangsa Afrika untuk naik menjulang tinggi. Sedangkan, warna emas dari burung melambangkan tentang kejayaan.
  10. Matahari terbit dalam lambang negara Afrika Selatan melambangkan tentang kejayaan dan kegemilangan, energi, sumber kehidupan, pengetahuan, dan tekad.
Nama AsliRepubliek van Suid-Afrika
Nama InternasionalRepublic of South Africa
Ibu Kota Negara Afrika Selatan
Ibu Kota LegislatifCape Town
Ibu Kota EksekutifPretoria
Ibu Kota Yudikatif atau kehakimanBloemfontein
Kota –Kota Besar Negara Afrika SelatanJohannesburg, Kimberley, dan Port Elizabeth.
Bentuk Pemerintahan Afrika SelatanRepublik
Bapak Bangsa Afrika SelatanBarthelemy Boganda dan David Dacko
Kepala Negara Afrika SelatanPresiden. Presiden dipilih pada saat Sidang Nasional atau National Assembly dan Majelis Provinsi –provinsi Nasional atau National Council of Provinces bergabung. Pada umumnya, presiden merupakan pemimpin partai mayoritas dalam Parlemen.
Kepala Pemerintahan Negara Afrika SelatanPresiden
Luas Wilayah Afrika Selatan1.221.037 km2
Jumlah Penduduk Negara Afrika Selatan45.300.000 jiwa. Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2002. Kepadatan Penduduk Negara Afrika Selatan yaitu 36 jiwa/ km2.
Bahasa Resmi Negara Afrika SelatanBahasa Afrika, Bahasa Inggris
Lagu Kebangsaan Negara Afrika SelatanThe Call of South Africa atau Suara Afrika Selatan
Tanggal Bersejarah Negara Afrika Selatan31 Mei 1961. Hari bersejarah ini juga sebagai hari berdirinya Republik.
Agama yang Dianut Penduduk Afrika SelatanProtestan, Katholik, dan Islam
Mata Uang Negara Afrika SelatanRand

Sebelum memberikan pemaparan yang lebih lanjut tentang letak astronomis dan letak geografis negara Afrika Selatan. Di sini akan dipaparkan terlebih dahulu tentang salah satu tokoh yang termasyur di negara Afrika Selatan. Beliau menjadi tokoh yang kondang di dunia karena kontribusi pada negaranya untuk mengubah politik apartheid.

Sekilas tentang Tokoh Penghapus Politik Apartheid

Tokoh yang berhasil menghapus politik apartheid bernama Nelson Mandela. Laki –laki kelahiran Transkey, Afrika Selatan, pada tanggal 18 Juli 1918, sebagai anak yang paling muda dari empat anak laki –laki dari 13 bersaudara. Mandela terlahir dari keluarga keturunan bangsawan. Bangsawan yang dimaksud yaitu bangsawan Thembu. Nama lengkap Mandela adalah Rolihlahla Nelson Dalibhunga Mandela.

Ayah Mandela telah meninggal, ketika dirinya berusia sembilan tahun. Kemudian, paman Mandela menjadi pemimpin di suku mereka dan menjadi pelindung Mandela.

Dalam keluarganya, Mandela merupakan anak pertama yang merasakan bangku sekolah. Dia memulai pendidikannya dari sekolah dasar, pada saat usianya baru 7 tahun. Dia mengenyam pendidikan sekolah dasar di Sekolah Misionaris Metodist.

Semenjak menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, dia mendapat panggilan Nelson. Kemudian, pendidikannya dilanjutkan ke sekolah Carkebury. Nelson kemudian menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Healdtown. Di mana disekolah tersebut, semuanya berisi warga Inggris. Dari sinilah, Nelson Mandela untuk pertama kalinya mendengar tentang Kongres Nasional Afrika.

Mandela mulai mencari gelar sarjana muda di African Native College of Fort Hare. Namun kemudian Nelson dikeluarkan bersama dengan Oliver Tambo. Pengeluaran Mandela dan Tambo ini disebabkan mereka ikut serta dalam kegiatan demonstrasi pelajar.

Kemudian, pada saat Mandela berusia 23 tahun, dia pindah ke Soweto. Soweto ini terletak di barat laut pinggir kora Johannesburg untuk menghindari perjodohan. Di tempat ini, Mandela bekerja sebagai penjaga malam di pertambangan emas. Kemudian, setelah Mandela berhasil menyelesaikan gelar sarjana muda, Mandela mulai mengumpulkan artikelnya. Artikel tersebut kemudian di buat menjadi kliping. Kemudian, Mandela mendaftar sekolah hukum di salah satu Universitas di Afrika Selatan.

Mandela yang merupakan lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Wit Watersrand pada tahun 1942. Kemudian, pada tahun 1944, Mandela bergabung dengan ANC atau Kongres Nasional Afrika. Di bawah ANC, Mandela kemudian membentuk Liga Pemuda. Bahkan, Mandela juga berperan dalam memprakarsai aksi mogok, boikot, dan ketidakpatutan sipil dalam kurun waktu tiga tahun. Selanjutnya, menjelang tahun 1960, Mandela diangkat menjadi pemimpin ANC.

Lebih lanjut, Mandela juga membentuk pasukan gerilya Tombak Bangsa yang lebih militan. Hal tersebut dilatar belakangi oleh tewasnya 69 warga kulit hitam dalam pembantaian Shapesville. Mandela sempat akan ditangkap, namun berulang kali mampu meloloskan diri. Sampai pada akhirnya, di tahun 1992, Mandela tertangkap. Kemudian, Mandela dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Namun, karena desakan dari dunia internasional, Mandela dibebaskan setelah dipenjara selama 27 tahun.

Nelson Mandela sebagai presiden kulit hitam pertama di negara Afrika Selatan. Kemudian, Nelson Mandela meletakkan jabatan sebagai seorang presiden partai ANC pada bulan Desember 1997. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk memberikan kesempatan pada Thabo Mbeki, sebagai presiden yang baru.

Berikut sekilas tentang sejarah kehidupan dari Nelson Mandela. Negara yang sangat dibelanya, karena beliau ingin memperjuangkan nasib rakyatnya. Sebagai tokoh yang mampu berkontribusi terhadap negara dan sekaligus dikenang namanya oleh seluruh masyarakat internasional. Lalu, apa sajakah peristiwa penting yang pernah di alami negara Afrika Selatan? Berikut penjelasan.

Peristiwa Penting Negara Afrika Selatan

Peristiwa penting merupakan suatu peristiwa sejarah yang dimiliki suatu bangsa, salah satunya Afrika Selatan. Peristiwa dijadikan penting karena berhubungan dengan perjuangan rakyat Afrika Selatan untuk memperoleh kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Berikut ini peristiwa penting di Afrika Selatan.

  1. Tahun 1652.Afrikaner merupakan penjelajah Belanda yang berhasil menapaki tanah Afrika Selatan. Pada tahun ini terjadi peperangan antara Belanda dan Inggris untuk memperebutkan kekayaan alam yang dimiliki oleh Afrika Selatan.
  2. Tahun 1910. Penggabungan empat republik utama yang terdapat di Afrika Selatan. Penggabungan tersebut diberikan nama kesatuan Afrika Selatan.
  3. Tahun 1931. Pembagian kekuasaan antara Inggris dengan Belanda atau Afrikaner, yang terus berlanjut sampai tahun 1940 –an.
  4. Tahun 1940. Partai Nasional yang mendukung Afrikaner memperoleh mayoritas suara di parlemen. Kebijakan politik yang dimiliki partai ini, melahirkan politik apartheid di Afrika Selatan antara keturunan orang kulit putih dengan kulit berwarna.
  5. Tahun 1948. Pengesahan politik apartheid sebagai dasar politik Afrika Selatan. Meskipun, dunia internasional mengucilkan Afrika Selatan karena sistem politik apartheid ini, namun pemerintah tetap bersikukuh untuk menerapkan.
  6. Tahun 1961. Dideklarasikannya Afrika Selatan sebagai sebuah republik, tepatnya pada tanggal 31 Mei 1961.
  7. Tahun 1980. Pieter W.Botha, presiden Afrika Selatan mengambil langkah untuk memperlunak peraturan perburuhan yang telah menekan dan menindas golongan kulit hitam. Selain itu, pemerintah memberikan perluasan hak –hak buruh kulit hitam dan membentuk Dewan Penasehat Multirasial, yang terdiri dari 39 warga kulit putih dan 15 warga keturunan Asia tanpa keterlibatan warga kulit hitam. Pembentukan dewan ini semakin membuat dunia internasional mengecamnya dan mulai menerapkan embargo pada Afrika Selatan.
  8. Tahun 1990. Pembebasan Nelson Mandela yang telah dipenjara selama 27 tahun. Selain itu, presiden F.W. de Klerk menarik larangan terhadap Kongres Nasional Afrika dan partai –partai politik yang berhaluan kiri.
  9. Tahun 1994. Penghapusan Undang-Undang apartheid. Kemudian, pelaksanaan pemilu tanpa deskriminasi. Nelson Mandela dilantik menjadi presiden kulit hitam yang pertama di Afrika Selatan.
  10. Tahun 1997. Nelson Mandela memberikan kesempatan pada Thabo Mbeki untuk menjadi presiden.
  11. Tahun 1999. Terpilihnya Thabo mbeki sebagai presiden di Afrika Selatan.
  12. Tahun 2004. Partai Kongres Nasional atau ANC berhasil memenangkan kursi parlemen, sebanyak 69,68 %. Kemudian, ANC membentuk aliansi pemerintahan dengan Partai Kebebasan Inkatha dan memperoleh 6,97 % kursi di parlemen.

Lebih lanjut, bagaimanakah kondisi negara dari Nelson Mandela, jika ditinjau dari letak astronomi dan geografisnya? Pembahasan yang selanjutnya akan memberikan pemaparan tentang hal tersebut.

Letak Astronomis dan Letak Geografis Negara Afrika Selatan

Negara Afrika Selatan yang memiliki luas wilayah 1.221.037 km2, secara astronomi negara berada di garis lintang antara 2300 Lintang Selatan (LS) sampai 3500 Lintang Selatan (LS) dan berada di garis bujur antara 1800 Bujur Timur (BT) sampai 3300 Bujur Timur (BT). Negara Afrika Selatan ini dikatakan sebagai negara yang unik. Keunikan dari negara ini, salah satunya dilihat dari ibu kotanya yang berjumlah tiga. Masing –masing ibu kota memiliki fungsinya sendiri.

Selanjutnya, letak geografis negara yang terletak di ujung selatan benua Afrika ini, jika ditinjau dari batas-batas negara, yaitu sebagai berikut.

  1. Sebelah utara berbatasan dengan Bostwana, Namibia, dan Zimbabwe.
  2. Sebelah timur berbatasan dengan Mozambik, Swaziland, dan Samudra Hindia.
  3. Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia dan Samudra Atlantik.
  4. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Atlantik dan Namibia.

Dengan kondisi astronomis dan geografis yang demikian, bagaimanakah kondisi iklim yang berhembus di negara Afrika Selatan? Berikut dijelaskan tentang iklim di Afrika Selatan.

Iklim Negara Afrika Selatan

Negara Afrika Selatan ini memiliki iklim subtropis. Suhu udara yang berhembus yang di negara Afrika Selatan tidak terlalu tinggi. Hal tersebut disebabkan pengaruh fisiografis dataran tinggi yang mendominasi wilayah Afrika Selatan. Wilayah Afrika Selatan yang memiliki iklim subtropis ini, pada umumnya berada di wilayah utara.

Sedangkan, wilayah selatan yang dekat dengan Samudra Hindia, suhu udara yang berhembus semakin udara. Keadaan tersebut disebabkan adanya pengaruh angin dari kutub selatan.Lebih lanjut, curah hujan berkisar dari 130 mm per tahun. Sedangkan, daerah gurun hingga 2.250 mm per tahun di selatan.

Pendapat lain menyatakan Negara Afrika Selatan memiliki iklim sedang dan pada saat musim dingin. Akibatnya negara Afrika Selatan ini berhawa sejuk.Suhu rata –rata pada iklim sedang yaitu 160 C sampai 210 C.  Musim dingin di Afrika Selatan terjadi pada bulan Juni sampai Agustus. Pada saat musim panas, udara pada siang hari sangat panas. Bahkan, selama enam bulan tidak pernah turun hujan.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan iklim yang berhembus di negara Afrika Selatan, yaitu subtropis dan sedang. Dengan kondisi iklim demikian, bagaimana kondisi bentangan alam yang berada di negara Afrika Selatan?

Bentang Alam Negara Afrika Selatan

Gambaran bentangan alam yang dimiliki oleh negara Afrika Selatan. Secara umum, dapat dijabarkan sebagai berikut.

  1. Tebing besar. Afrika Selatan ini terdapat tebing yang sangat curam dan menghadap ke pantai sempit yang terletak di sepanjang Samudra Hinda. Tebing besar ini memanjang di sebelah timur dari utara ke selatan. Tebing besar ini merupakan serangkaian pegunungan Drakensberg. Puncak tertinggi dari pegunungan Drakensberg yaitu Gunung Thabana Ntelyana. Ketinggian gunung tersebut yaitu 3.482 meter di atas permukaan air laut. Selanjutnya,Gunung Champagne Castle dengan ketinggian 3.375 meter di atas permukaan air laut. Pegunungan Cape yang terdapat di ujung selatan menyusur garis pantai. Selain itu, di bagian barat daya juga terdapat pegunungan Swart dan Lange yang diapit oleh dataran tinggi Karoo besar di utara dan Karoo kecil di selatan.
  2. Gurun pasir pesisir. Gurun yang terdapat Afrika bagian selatan ini relatif kecil dan terkurung oleh Samudra Atlantik dan samudra Hindia. Wilayah Afrika selatan ini dimulai dari Gurun Namid yang terletak di sebelah barat laut hingga Gurun Kalahari yang terletak di bagian utaranya.
  3. Dataran tinggi atau plato mendominasi wilayah Afrika Selatan. Ketinggian dari dataran tinggi di sini mencapai 900 -1.800 meter. Wilayah dataran tinggi ini membentang dari utara, antara gurun Kalahari menuju selatan. Selanjutnya, di bagian utara lembah Kongo terdapat plato yang lebih rendah dan terpecah –pecah.
  4. Laut dan tanjung merupakan bentangan alam yang berada di negara Afrika Selatan, yaitu sebagai berikut
  5. Di sebelah timur dan selatan negara Afrika Selatan, terdapat Laut Hindia.
  6. Di sebelah barat negara Afrika Selatan, terdapat Lautan Atlantik.
  7. Di bagian selatan negara Afrika Selatan, terdapat Tanjung Pengharapan dan Tanjung Francis.
  8. Sungai .Sungai yang terdapat di negara Afrika Selatan yaitu sungai Oranye yang bermuara di Samudra Atlantik dan sungai Limpopo yang bermuara di Samudra Hindia.Sungai Orange merupakan sungai terpanjang di Afrika Selatan. Sungai ini mengalir dari Pegunungan Drakensberg ke Samudra Atlantik sepanjang 2.100 km.
  9. Padang rumput. Padang rumput yang dimiliki oleh negara Afrika Selatan berada di bagian timur sampai pegunungan.

Penjelasan di atas menunjukkan tentang bentangan alam yang ada di negara Afrika Selatan. Bentangan alam tersebut, antara lain pegunungan, gunung, dan sungai. Dengan kondisi alam yang demikian, maka bagaimana keadaan penduduk Negara Afrika Selatan? Berikut ini penjelasannya.

Keadaan Penduduk Negara Afrika Selatan

Negara Afrika memiliki populasi penduduk sebesar 50,5 juta. Dengan pembagian populasi penduduk tersebut sebagai berikut. Pertama, penduduk yang mendiami wilayah ibu kota Cape Town atau wilayah legislatif, sebesar 3,4 juta jiwa. Kedua, penduduk yang mendiami wilayah administratif atau di Pretoria, sebesar 1,4 juta jiwa. Ketiga, penduduk yang mendiami wilayah yudikatif atau di Bloemfontein, sebesar 443.000.

Negara Afrika Selatan terdiri dari beberapa suku atau multietnis. Suku bangsa yang mendiami wilayah Afrika Selatan, terdiri dari kulit hitam, kulit putih, India, dan campuran. Sekitar 77 % penduduk Afrika Selatan merupakan orang kulit hitam, 11 % orang kulit putih. Kemudian, sisanya 9 % merupakan orang kulit berwarna atau ras campuran dan Asia sekitar 2 %.

Kelompok suku terbesar di negara Afrika Selatan, yaitu Suku Nguni, sebanyak 46,4 %; Suku Sotho –Tswana, sebanyak 24,3 %; Kulit putih atau Kaukasia, sebanyak 8,9 %; Kulit berwarna atau ras campuran, sebanyak 8,9 %; dan Suku Asia, sebanyak 2,8 %. Pendapat lain menyatakan etnik terbesar merupakan etnik Zulu sebesar 22,4 %. Selanjutnya, etnik Xsoha sebesar 17,5 %, etnik Sotho Utara sebesar 9,8 %, Tswana sebesar 7,2 %. Kemudian, etnik Sotho Selatan sebesar 6,9 %, etnik Tsonga sebesar 4,2 %, etnik Venda sebesar 1,7 %, dan etnik Ndebele sebesar 1,5 %. Selain itu, masih terdapat pula etnik keturunan Portugis sebesar 10 %.

Bahasa sehari –hari yang digunakan oleh penduduk negara Afrika Selatan yaitu bahasa Inggris, Bahasa Afrikaans, dan bahasa Bantu. Selain menggunakan ketiga bahasa tersebut, penduduk Afrika Selatan juga menggunakan bahasa Ndebele, Sotho Selatan, Sotho Utara Tsong, Tswana, Venda, Xhosa, dan Zulu. Negara Afrika Selatan ini memiliki 11 bahasa resmi. Pada hal di negara Afrika Selatan ini terdapat 40 bahasa yang digunakan penduduknya.

Agama yang dianut oleh penduduk Afrika Selatan, antara lain Reformis Belanda, Anglikan, Katolik, Yudaisme, Hindu, dan Islam. Afrika Selatan didominasi oleh agama Kristen. Dengan prosentase untuk agama Kristen sebesar 68 %, agama Hindu sebesar 2 %, Islam sebesar 2 %, dan aliran kepercayaan sebesar 28 %. Agama yang paling cepat berkembang di negara Afrika Selatan, yaitu tidak memiliki agama.

Penjelasan di atas menjelaskan tentang keadaan penduduk yang terdapat di Afrika Selatan. Suku nguni merupakan mayoritas penduduk yang mendiami wilayah Afrika Selatan. Apa sajakah wilayah –wilayah yang terdapat di Afrika Selatan? Di bawah ini akan dijelaskan hal tersebut.

Wilayah – Wilayah Negara Afrika Selatan

Afrika selatan dibagi menjadi beberapa negara. Negara – Negara yang dahulu termasuk wilayah Afrika Selatan, yaitu sebagai berikut:

  1. Angola (luas wilayah 1.246.700 km2);
  2. Zambia (luas wilayah 752.610 km2);
  3. Malawi (luas wilayah 118.480 km2);
  4. Mozambik (luas wilayah 801.590 km2);
  5. Rhodesia atau Zimbabwe (luas wilayah 390.580 km2);
  6. Republik Afrika Selatan (luas wilayah 1.221.040 km2);
  7. Bostwana (luas wilayah 581.730 km2);
  8. Afrika Barat Daya (luas wilayah 823.620 km2);
  9. Pantai Walvis;
  10. Swaziland (luas wilayah 30.350 km2);
  11. Lesotho (luas wilayah 30.350 km2);
  12. Madagaskar (luas wilayah 587.040 km2 dan pulau ini terpisah dari benua Afrika sejak 1.345 juta tahun yang lalu);
  13. Namibia.

Afrika Selatan merupakan suatu negara yang memiliki penduduk kulit putih paling besar di benua Afrika. Negara ini memiliki beberapa wilayah jajahan yang berada di sekitar wilayah Afrika Selatan. Wilayah tersebut yaitu Bophuthatswana, Ciskei, Transkei, Venda, dan Namibia. Namun, kini wilayah tersebut telah dimerdekakan dan merdeka.

Wilayah Transkei dimerdekakan pada tanggal 26 Oktober 1926. Kemudian, Bophuthatswana dimerdekakan pada tanggal 6 Desember 1977. Wilayah Venda dimerdekakan pada tanggal 13 September 1979. Dan terakhir, wilayah Ciskei dimerdekakan pada tanggal 4 Desember 1980. Meskipun, keempat wilayah tersebut telah dimerdekakan, namun belum diakui secara internasional.

Wilayah Namibia menjadi wilayah terakhir yang merdeka. Namibia berhasil merdeka dan terlepas dari penjajahan Afrika Selatan pada tanggal 21 Maret 1990. Kemudian, sebulan setelah Namibia merdeka, Namibia secara resmi menjadi anggota PBB atau Perserikatan Bangsa –Bangsa. Bergabungnya Nambia ke dalam PBB terjadi pada tanggal 23 April 1990.

Negara Afrika Selatan dibagi menjadi beberapa provinsi. Provinsi –provinsi yang terdapat di Afrika Selatan, yaitu sebagai berikut: Eastern Cape ibu kota Bisho; Free State ibu kota Bloemfontein; Gauteng ibu kota Johannesburg; KwaZulu –Natal ibu kota Pietermaritzburg; Limpopo ibu kota Polokwane; Mpumalanga ibu kota Nelspruit; North West ibu kota Mafikeng; Northern Cape ibu kota Kimberley; dan Western Cape ibu kota Cape Town.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa negara Afrika Selatan terdiri dari 9 provinsi. Sebagai negara yang terdiri dari beberapa provinsi, tentu juga memiliki kekayaan alam. Selanjutnya, bagaimana kekayaan alam yang dimiliki oleh negara Afrika Selatan? Penjelasan tentang kekayaan alam yang terdapat di negara Afrika Selatan ini, erat kaitannya dengan kondisi ekonomi penduduk.

Keadaan Ekonomi Negara Afrika Selatan

Negara Afrika merupakan negara industri yang paling maju dan paling kaya yang terletak di Afrika. Hasil industri penduduk Afrika Selatan dan menjadi ternama, antara lain alat –alat mesin, bahan –bahan kimia, baja, besi, makanan dan peralatan, produk peralatan ilmiah, produk petroleum, dan tekstil. Daerah industri yang utama di Afrika Selatan berada di Transvaal Selatan, wilayah Natal, dan Port Elizabeth.

Bidang pertambangan. Negara Afrika selatan yang berada di ujung selatan dari benua Afrika ini, memiliki hasil sumber alam, antara lain berlian, besi, emas, intan, kromium, mangaan, nikel, platina, tembaga, dan uranium. Emas dan berlian ini banyak ditambang oleh penduduk Afrika Selatan di daerah Witwatersland, Kimberley, dan aliran sungai Orange. Selain memiliki sumber daya alam, negara Afrika Selatan juga memiliki hasil pertanian.

Bidang pertanian. Basis pertanian di negara Afrika Selatan ini kuat. Namun, sayangnya lahan yang bisa digunakan untuk pertanian hanya 12 %. Hasil pertanian yang dihasilkan oleh penduduk negara Afrika Selatan, antara lain gula, jagung, tebu, tembakau, terigu, dan wol.

Bidang peternakan. Mayoritas lahan yang terdapat di Afrika Selatan digunakan penduduk untuk kegiatan peternakan. Hewan – hewan yang diternakkan oleh penduduk Afrika Selatan, yaitu sapi, domba, kambing, dan babi.

Bidang perdagangan. Negara Afrika Selatan banyak melakukan kegiatan ekspor emas, berlian, makanan, wol, dan tembakau. Selain, kegiatan ekspor juga terdapat kegiatan impor. Kegiatan impor ini meliputi mesin –mesin otomotif, produk –produk metal, bahan –bahan kimia, dan bahan makanan.

Angka pengangguran yang terdapat di negara Afrika Selatan ini tergolong tinggi. Bahkan, terdapat jurang pemisah yang besar antara penduduk yang kaya dan yang miskin. Kemajuan ekonomi penduduk negara Afrika Selatan ini disebabkan oleh korupsi dan AIDS. Selain itu, beberapa tenaga profesional kulit putih dan para petani yang meninggalkan negara Afrika Selatan.

Penduduk negara Afrika Selatan mengandalkan kegiatan ekonomi, dari sektor pertanian, sektor pertambangan, sektor perdagangan, dan industri. Bahkan, sektor industri menjadi sektor yang ternama di Afrika Selatan. Setelah mengetahui kondisi ekonomi negara Afrika Selatan, siapakah sajakah yang menjabat sebagai kepala pemerintahan di negara Afrika Selatan? Berikut ini akan dijelaskan daftar nama yang menjabat di pemerintahan Afrika Selatan.

Daftar Nama Kepala Pemerintahan Negara Afrika Selatan

Kepala pemerintahan terdiri dari gubernur jenderal, presiden, dan wakil presiden. Adapun daftar nama gubernur jenderal yang pernah menjabat di negara Afrika Selatan, yaitu sebagai berikut.

  1. Nicolas Jacobus de Wet, menjabat pada tahun 1943 sampai 1946.
  2. Gideon Brand Van Zyl, menjabat pada tahun 1957 sampai 1950.
  3. Ernest George Seyn, menjabat pada tahun 1951 sampai 1959.
  4. Lucas Cornelius Seyn, menjabat pada tahun 1959 sampai 1960.
  5. Charles Robberts Swart, menjabat pada tahun 1960 sampai 1961.

Berdasarkan, data di atas menunjukkan bahwa negara Afrika Selatan telah mengalami lima kali pergantian gubernur jenderal. Selanjutnya, siapa sajakah presiden yang pernah menjabat di negara Afrika Selatan? Berikut ini akan dijelaskan daftar nama presiden di negara Afrika Selatan.

  1. Charles Robberts Swart, mulai menjabat pada tahun 1961 sampai 1946.
  2. Jozua Francois Naude, mulai menjabat pada tahun 1967 sampai 1968.
  3. Jacobus Johannes Fouche, mulai menjabat pada tahun 1968 sampai 1975.
  4. Nicolaas Johannes Diederichs, mulai menjabat pada tahun 1975 sampai 1978.
  5. Marais Vijjoen (periode pertama), mulai menjabat pada tahun 1978 sampai 1978.
  6. Balthazar Johannes Vorster, mulai menjabat pada tahun 1978 sampai 1979.
  7. Marais Vijjoen (periode kedua), mulai menjabat pada tahun 1979 sampai 1984.
  8. Pieter Willem Botha, mulai menjabat pada tahun 1984 sampai 1989.
  9. Frderik Willem de Klerk, mulai menjabat pada tahun 1989 sampai 1994.
  10. Nelson Mandela, mulai menjabat pada tahun 1994 sampai 1999.
  11. Thabo Mbeki, mulai menjabat pada tahun 1999 sampai 2008.
  12. Kgalema Motlanthe, mulai menjabat pada tahun 2008 sampai 2009.
  13. Jacob Zuma, mulai menjabat pada tahun 2009 sampai sekarang.

Jacob Zuma yang memiliki nama lengkap Jacob Gedleyihlekisa Zuma ini lahir di Inkandla, KwaZulu-Natal. Beliau terlahir pada tanggal 12 April 1942. Zuma telah menjabat sebagai presiden di Afrika Selatan sejak tanggal 9 Mei 2009. Zuma sering disapa dengan menggunakan inisial JZ. Selain itu, beliau juga memiliki nama klan, yaitu Msholozi.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan bahwa sejak tahun 1961 sampai sekarang, negara Afrika Selatan telah mengalami tiga belas kali pergantian presiden. Seorang presiden dalam menjabat negara, pastinya membutuhkan wakil presiden. Siapa sajakah wakil presiden yang pernah menjabat di Afrika Selatan? Berikut ini merupakan daftar nama wakil presiden di negara Afrika Selatan.

  1. W de Klerk dan Thabo Mbeki, mulai menjabat pada tahun 1994 sampai 1996.
  2. Thabo mbeki, mulai menjabat pada tahun 1996 sampai 1999.
  3. Jacob Zuma, mulai menjabat pada tahun 1999 sampai 2005.
  4. Phumzile Mlambo –Ngcuka, mulai menjabat pada tahun 2005 sampai 2008.
  5. Baleka Mbete, mulai menjabat pada tahun 2008 sampai 2009.
  6. Kgalema Motlanthe, mulai menjabat pada tahun 2009 sampai sekarang.Kgalema Motlanthe memiliki nama lengkap Kgalema Petrus Motlanthe. Motlanthe terlahir di Alexandria, Transvaal Province, Afrika Selatan. Laki –laki kelahiran 19 Juli 1949, menjabat sebagai Deputi Presiden Kongres Afrika Nasional atau ANC.

Melihat daftar nama di atas menunjukkan bahwa negara Afrika Selatan telah mengalami empat kali pergantian wakil presiden.

Setelah mengetahui tentang kepala pemerintah yang pernah menjabat di negara Afrika Selatan. Kepala pemerintahan di negara Afrika Selatan terdiri dari gubernur jenderal, presiden, dan wakil presiden. Selanjutnya, bagaimana kondisi politik yang terdapat di negara Afrika Selatan? Penjelasan selanjutnya, akan memberikan pemaparan tentang kondisi politik di negara Afrika Selatan.

Kondisi Politik Negara Afrika Selatan

Pada tahun 1910 terbentuklah Uni Afrika Selatan di negara ini. Kemudian, pada tahun 1961, mulai terbentuk republik parlementer di Afrika Selatan. Republik parlementer ini didominasi oleh orang kulit putih. Sistem apartheid telah membatasi hak –hak ekonomi dan politik dari orang yang non –kulit putih. Selain itu, menimbulkan masalah dan penderitaan besar bagi penduduk mayoritas di negara Afrika Selatan.

Sampai akhirnya, pada tahun 1991, pemerintah mulai menghapus peraturan yang melegalkan apartheid. Pemerintah di bawah pimpinan Nelson Mandela bekerja keras untuk menjalankan pemerintahan yang non –rasial dan merdeka. Bahkan, Nelson Mandela memulai suatu proses pemulihan yang panjang dengan keberhasilan tertentu.

Demikian penjelasan tentang kondisi politik yang dialami oleh Negara Afrika Selatan. Kembali membahas tentang lambang negara yang telah diuraikan maknanya, pada tabel di atas. Jika ditinjau lebih lanjut, ternyata ditemukan beberapa kesamaan lambang negara yang dimiliki antara negara Indonesia, yaitu burung garuda dengan lambang negara Afrika Selatan. Di bawah ini akan dijelaskan persamaan di antara kedua lambang tersebut dan persamaan yang lain dari kedua negara.

Persamaan antara Negara Indonesia dengan Negara Afrika Selatan

Berikut ini ada beberapa kesamaan antara lambang negara Indonesia, yaitu burung garuda dengan lambang negara Afrika Selatan. Selain itu, terdapat persamaan lain diantara kedua negara tersebut, baik dari kedudukan regional, pemilihan presiden, jumlah kunjungan, dan lain –lain. Adapun persamaan dari kedua negara tersebut, dapat dijabarkan sebagai berikut.

  1. Persamaan ditinjau dari lambang negara. Terletak pada dasarnya, yaitu burung dengan kepala menghadap ke kanan dan jambul di belakang kepala.
  2. Persamaan ditinjau dari semboyan negara. Semboyan negara Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika dan semboyan negara Afrika Selatan yaitu !ke e: / xarra / / Ke. Semboyan ini memiliki arti yang sama yaitu walau berbeda –beda tapi tetap satu.
  3. Persamaan ditinjau dari kedudukan regional. Berdasarkan pendapatan negara Asia Tenggara, negara Indonesia merupakan negara terkaya, di mana sekretariat ASEAN berada di Indonesia. Kemudian, di Afrika Selatan juga merupakan negara terkaya dan letak Uni Afrika di Afrika Selatan.
  4. Persamaan ditinjau dari penjajah. Sama –sama pernah dijajah oleh orang Belanda dan Inggris, bahkan kedua negara tersebut juga saling berperang untuk memperebutkan wilayah (Indonesia dan Afrika Selatan).
  5. Persamaan ditinjau dari kekayaan sumber daya alam. Kedua negara ini, baik Indonesia maupun Afrika Selatan merupakan negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Indonesia kaya akan emasnya, sedangkan Afrika Selatan kaya akan berliannya.
  6. Pada tahun 2009, baik Afrika Selatan maupun negara Indonesia sama –sama mengadakan pemilihan presiden. Presiden yang terpilih saat itu, untuk Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan untuk Afrika Selatan, presiden yang terpilih saat itu adalah Jacob.
  7. Letak negara Indonesia dan Afrika Selatan ini sama –sama di bumi bagian selatan.
  8. Kedua negara, baik Afrika Selatan maupun Indonesia, sama –sama memiliki banyak suku dan bahasa.
  9. Bentuk pemerintahan negara Indonesia dan Afrika Selatan yaitu Republik Presidensial.
  10. Kemerdekaan Negara Indonesia menginspirasi negara Afrika Selatan untuk merdeka.
  11. Persamaan ditinjau dari jumlah kunjungan presiden, antara negara Indonesia dengan Afrika Selatan. Nelson Mandela pernah mengunjungi Indonesia sebanyak dua kali, begitu pula sebaliknya Soeharto pernah mengunjungi Afrika Selatan sebanyak dua kali.

Pemaparan di atas menunjukkan tentang persamaan yang dimiliki antara negara Afrika Selatan dan Indonesi. Meskipun berada di benua yang berbeda, di mana negara Afrika Selatan di benua Afrika dan negara Indonesia di benua Asia. Namun, keduanya memiliki beberapa persamaan. Selanjutnya, bagaimanakah peran negara Afrika Selatan dalam organisai dunia, seperti PBB atau Perserikatan Bangsa –Bangsa dan GNB atau Gerakan Non-Blok.

Peran Negara Afrika Selatan dalam PBB dan GNB

Peran Negara Afrika Selatan dalam PBB

Negara Afrika Selatan sebagai negara yang pernah berperan serta dalam mendirikan PBB. Namun, sayangnya keterlinbatan negara Afrika Selatan dengan PBB mengalami pasang surut. Tepat pada tanggal 7 November 1945, negara Afrika Serikat secar resmi telah bergabung dengan PBB. Kemudian, pada tanggal 12 November 1974 negara Afrika Selatan di keluarkan dari PBB. Dikeluarkannya Afrika Selatan dari PBB disebabkan penerapan politik apartheid terhadap warga negaranya.

Akibat dari dikeluarkan dari anggota PBB, banyak organisasi dan badan –badan di bawah naungan PBB mulai memutuskan hubungan kerjasama dengan negara itu. PBB berupaya untuk mengakhiri politik apartheid di negara Afrika Selatan dengan cara memberikan bantuan keuangan pada kelompok –kelompok pejuang antiapartheid. Kelompok yang dimaksud adalah Pan Africanist Congress atau PAC dan African National Congress atau ANC.

Hubungan antara negara Afrika Selatan dengan PBB kembali normal, pada bulan April 1994. Bahkan, negara ini melibatkan diri kembali dengan berbagai kegiatan internasional yang dilakukan oleh badan –badan di bawah naungan PBB. Pada  periode 2007 -2008, negara Afrika Selatan memperoleh kepercayaan untuk menjadi salah satu anggota badan keamanan PBB.

Peran Negara Afrika Selatan dalam GNB

Negara Afrika Selatan menjadi salah satu dari negara anggota GNB. Negara anggota GNB terdiri dari 118. Pada tahun 1994, negara Afrika Selatan ini mulai bergabung dengan GNB. Pada saat itu sedang terjadi Pertemuan Tingkat Menteri GNB di Kairo, Mesir.

GNB merupakan suatu organisasi yang memperjuangkan penghapusan penjajahan. Selain itu, GNB juga bergerak pada perdamaian dunia, dan kesamaan derajad semua bangsa di dunia. GNB sangat berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan negara Afrika Selatan. Sehingga dapat dikatakan bahwa demokrasi dan keadilan di negara Afrika Selatan merupakan buah dari perjuangan GNB.

Pentingnya peran Afrika Selatan ditunjukkan ketika telah berhasil menjadi tuan rumah KTT XII. Hal tersebut terjadi pada tanggal 29 Agustus sampai 3 September. KTT XII tersebut diadakan di Durban. Selain menjadi ketua KTT XII, juga menjadi ketua GNB. Pada saat menjadi ketua GNB ini, negara Afrika Selatan berusaha untuk menerapkan prinsip –prinsip Dasasila Bandung. Salah satunya dalam bentuk menyikapi krisis keamanan yang terjadi di Palestina dan Irak.

Negara Afrika Selatan juga berusaha untuk mengembangkan sikap multilateralisme, revitalisasi GNB, dan restrukturisasi Dewan Keamanan PBB. Bahkan, di bawah kepemimpinan negara Afrika Selatan, negara ini berhasil menguatkan hubungan negara –negara anggota GNB dengan kelompok negara yang maju, kemudian Uni Eropa, dan kelompok negara yang berkembang.

KTT yang dilaksana di Durban ini merupakan KTT pertama yang berhasil untuk menghadirkan kelompok negara industri maju dan negara – negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa GNB dipandang penting oleh negara –negara tersebut. Namun, disisi yang lain, anggota GNB dapat melakukan negosiasi dengan negara maju tersebut untuk memperjuangkan kepentingan negaranya.

Negara Afrika Selatan juga mampu mengajak negara –negara anggota GNB untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan internasional. Kegiatan ini berhubungan dengan kepentingan negara –negara dunia ketiga atau anggota GNB.

Lebih lanjut, KTT di Durban juga untuk menegaskan kembali tentang komitmen GNB untuk mengusahakan pelucutan senjata, reformasi PBB, dan pendirian Pengadilan Internasional. Bahkan, perosalan – persoalan ekonomi yang dihadapi oleh negara –negara berkembang yang ikut bergabung sebagai anggota GNB juga dibahas. Persoalan ekonomi tersebut antara lain masalah hutang luar negeri, pengurangan kemiskinan, dan masalah –masalah perdagangan, pembangunan, dan keuangan.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan bahwa negara Afrika Selatan memiiki peran dalam organisasi internasional, yaitu PBB dan GNB. Bahkan, pernah menjadi ketua dalam GNB. Sebagai negara yang telah diperhitungkan di dunia internasional, bagaimanakah hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Afrika Selatan? Hubungan diplomatik tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

Hubungan Diplomatik antara Negara Indonesia dengan Negara Afrika Selatan

Negara Afrika Selatan dinilai oleh negara Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan benua Afrika. Bahkan, antara Indonesia dengan negara Afrika Selatan telah memiliki Joint Declaration on a Strategic Partnership for a Peaceful and Prosperous Future. Deklarasi tersebut ditandatangi oleh kedua negara pada tanggal 17 Maret 2008 di Tshwane. Deklarasi ini sebagai wujud untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Afrika Selatan, yang sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 1994.

Komoditas ekspor Indonesia ke Afrika Selatan, antara lain produk keramik, alas kaki, furnitur, produk kayu, minyak kelapa sawit, dan produk tekstil. Lebih lanjut, negara Indonesia melakukan impor produk, antara lain besi setengah jadi, scrap mental, buah citrus, apel, dan anggur.

Komoditas potensial Indonesia yang belum mampu digarap oleh pasar negara Afrika Selatan, yaitu produk halal. Hal tersebut disebabkan kurang dari satu juta orang yang tinggal di Afrika Selatan menganut agama Muslim. Western Cape merupakan wilayah di mana ulama Indonesia yang bernama Syeikh Yusuf, diasingkan. Meskipun, diasingkan, namun Syeikh Yusuf kemudian menyebarkan ajaran Islam pada masa penjajahan Belanda.

Walaupun, jumlah penduduk yang menganut ajaran Islam sangat sedikit, namun saat ini negara Afrika Selatan tampil sebagai pemimpin industri produk halal di Afrika. Hal tersebut didorong oleh program sertifikasi halal yang dimiliki oleh negara Afrika Selatan sudah maju. Regulasi dan sertifikasi halal di Afrika Selatan ini telah diatur oleh South African National Halal Authority yang disingkat dengan SANHA. Sebanyak 60 %, produk makanan, minuman, dan farmasi di negara Afrika Selatan telah mengantongi sertifikat halal.

Pada saat ini, produk halal terus diupayakan untuk memenuhi permintaan ekspor ke negara –negara Afrika yang lain, terutama negara Afrika Utara. Selain, Indonesia, negara Malaysia telah berhasil menembus pasar produk halal di negara Afrika Selatan. Jumlah keseluruhan untuk ekspor produk halal Malaysia ke Afrika Selatan pada tahun 2013 mencapai 261,6 juta ringgit. Komoditas ekspor Malaysia yaitu makanan dan minuman, kosmetik, dan produk turunan minyak kelapa sawit.

Demikian penjelasan tentang hubungan diplomatik yang terjalin antara Indonesia dengan Afrika Selatan. Salah satu bentuk hubungan diplomatik diantara kedua negara, yaitu dalam bentuk pembuatan produk halal untuk semua barang yang dihasilkan. Sebagai negara yang terkaya di Benua Afrika, bagaimanakah sektor pariwisata yang dimiliki oleh negara ini. Hal tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

Pariwisata Negara Afrika

Indeks penyerapan tenaga kerja dari sektor pariwisata dinegara Afrika Selatan, yaitu 0,84. Hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan negara Indonesia, mencapai 0,74. Lalu apa sajakah sektor wisata di negara Afrika Selatan? Kawasan wisata yang menarik di Afrika Selatan, salah satunya terletak di wilayah Cape Town.

Di Cape Town terdapat Castil peninggalan VOC. Selain itu, juga terdapat balai kota, gedung parlemen, Gereja Cathedral, Universitas Cape Town, The Rhodes Memorial, dan jalan utama Adderly. Tempat wisata yang lain dan cukup menjanjikan keindahannya yaitu Table Mountain. Disini wisawatan dapat menggunakan kereta gantung untuk melihat keindahan kota Cape Twon.

Lebih lanjut, di kota Cape Town ini juga terdapat pantai Waterfront Victoria & Alfred. Pantai ini masih menjadi bagian dari Pelabuhan Table Bay. Pelabuhan Table Bay merupakan pelabuhan utama di kota Cape Town. Pelabuhan ini dirubah menjadi kawasan turis, di mana di pelabuhan ini terdapat pusat perbelanjaan, pusat kerajinan, panggung musik terbuka, dan restoran yang terletak dipinggir pantai.

Pantai di kota Cape Town sebagai lokasi wisata yang menarik. Hal tersebut disebabkan di pantai terdapat boat yang dapat digunakan untuk melihat anjing laut yang hidup di alam bebas. Tepatnya, di Seal Island.

Kota Cape Town ini juga terdapat tempat yang tertinggi, dinamakan dengan Cape Point. Kemudian, terdapat juga cagar alam yang dinamakan dengan Good Hope atau Tanjung Harapan. Di Good Hope ini terdapat funicular menuju mercu suar yang dapat digunakan untuk melihat titik pertemuan antara Samudra Atlantik dan Samudra Hindia dengan melewati Chapman’s Peak.

Pantai lain yang terdapat di kota Cape Town yaitu Boulder Beach. Di pantai Boulder ini wisatawan dapat melihat burung pinguin.

Perkebunan anggur juga dapat di temukan di puncak Table Mountain. Salah satu perkebunan anggur yang terkenal yaitu Vergelegen yang terletak di Lourensford Road, Somerset West. Kedua tempat tersebut tidak jauh dari pegunungan Helderberg. Wisatawan juga dapat mencicipi anggur yang berada di salah satu wilayah Vergelegen. Namun, meskipun bisa mencicipi anggur, wisatawan diharuskan membayar dua hingga 10 rand untuk setiap sloki anggur.

Tempat wisata yang lain yang terdapat di Afrika Selatan, yaitu Garden Route. Di tempat ini terdapat kereta api kuno Choo –Tjoe. Kereta api ini menuju kota Sedgefield, Sun City untuk wisata safari dan menuju ke kota Johannesburg dan Pretoria.

Berdasarkan pemaparan di atas menunjukkan bahwa kota Cape Town menawarkan sejuta keindahan dari sektor pariwisatanya. Di kota ini terdapat pantai yang diminati wisatawan karena keindahannya dan perkebunan anggur di mana para wisatawan dapat mencicipi kenikmatan minuman anggur. Kota ini seolah memiliki daya tarik sendiri untuk mengajak wisatawan berkunjung dan menikmati keindahan.

Demikian pemaparan dari negara Afrika Selatan. Negara yang terletak di selatan benua Afrika ini, kondang karena tokoh yang mampu menghapurkan politik apartheidnya. Siapa lagi jika bukan Nelson Mandela. Perjuangan dan kerja kerasnya mampu mengantarkan kota negara ini merdeka dan memberikan hak yang sama untuk semua warna kulit. Negara Afrika Selatan ini memiliki tiga ibu kota yang sesuai dengan fungsinya masing –masing. Bahkan negara ini juga memiliki beberapa persamaan dengan negara Indonesia dan memiliki hubungan baik dengan Indonesia.

Semoga artikel ini dapat membantumu dalam memahami tentang negara Afrika Selatan. Selamat belajar.

Referensi:

  1. Hakim, H. 2014. Menggandeng Negeri Kangguru. Majalah. Akses Menuju Gerbang Pasar Dunia Edisi 30, September 2014.
  2. Rai, I.G.B. 2014. Pengantar Industri Pariwisata. Yogyakarta: Deepublish.
  3. Prasetyo, M.H. 2012. Studi Komparasi Kewenangan Kelembagaan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dan Mahkamah Konstitusi Republik Afrika Selatan. Skripsi. Surakarta: Fakultas Hukum UNS.
  4. Rachmat. 2009. Ringkasan Pengetahuan Sosial: untuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Grasindo.
  5. Komandoko, G. 2010. Ensiklopedia Pelajar dan Umum. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
  6. Supriatna, N., dkk. 2007.Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi): untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama.Jakarta: Grafindo.
  7. Mustopo, M.H. 2006. Sejarah: SMA Kelas XII Program IPS. Jakarta: Yudhistira.
  8. Budiman, A. 2013. Politik Apartheid di Afrika Selatan. Jurnal Artefak, (1),(1): 17-23.
  9. Gayo, M.I. 2002 Buku Pintar: Seri Junior. Jakarta: Upaya Warga Negara.
  10. Mandryk, J. 2016. Berdoa bagi Dunia: Pokok – Pokok Doa Baru bagi Dunia dari Buku Operation World. Yogyakarta: Katalis Media.
  11. Mu’in MK, I. 2004. Pengetahuan Sosial Geografi: SMP Kelas 3. Jakarta: Grasindo.
  12. Kurnia, A. 2007. IPS 3B: SMP/ MTs Kelas IX. Jakarta: Yudhistira.
  13. Pujiastuti, S., Tamtomo, T.D.H. 2007. IPS Terpadu 3B: untuk SMP dan MTs Kelas IX Semester 2. Jakarta: Erlangga.
  14. Eryadi. 2007. IPSL (Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap) SMP. Jakarta: PT Kawan Pustaka.
  15. Suhardi. 2010. Serba Tahu tentang Dunia. Yogyakarta: Galangpress Center.
  16. Afiyanti, W. 2006. Heroes of Freedom and Humanity; Kisah Para Pahlawan Kebebasan dan Kemanusiaan. Yogyakarta: Narasi.
  17. Fabrian, D. 2007. Bisnis Indonesia Malaysia. Majalah. Akses Edisi 7, Desember 2007 –Februari 2008.
  18. unic-jakarta.org/2014/07/18/pbb-dapatkah-anda-meluangkan-67-menit-untuk-mengambil-tindakan-pada-hari-nelson-mandela/
  19. italia.forummotivasi.web.id
  20. www.re-tawon.com
  21. www.wikiwand.com
  22. www.wikiwand.com
  23. www.wikiwand.com
  24. www.wikiwand.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *