Metode Pembelajaran Snowball Throwing

Artikel ini akan memberikan penjelasan tentang metode pembelajaran dengan menggunakan teknik snowball throwing. Snowball throwing atau yang dikenal dengan melempar bola. Apakah yang dimaksud dengan metode pembelajaran dengan teknik snowball throwing? Akan dijelaskan dalam pembahasan di artikel ini.

Selain itu, masih terdapat beberapa hal yang lain yang berhubungan dengan metode snowball throwing. Semoga pembahasan di artikel ini akan memberikan kalian pemahaman yang mendalam tentang metode snowball throwing.

Pengertian Metode Pembelajaran dengan Teknik Snowball Throwing

Apakah yang dimaksud dengan metode snowball throwing? Rahman (2015) menyatakan bahwa snowball throwing merupakan salah satu metode pembelajaran, di mana siswa diberikan kesempatan dan kebebasan untuk membangun maupun menciptakan suatu pengetahuan. Menciptakan suatu pengetahuan dapat dilakukan siswa dengan cara mencoba memberikan arti atau makna pada pengetahuan yang telah dialaminya.

Metode pembelajaran ini mengajarkan siswa bahwa ilmu pengetahuan bersifat tidak stabil. Pengetahuan merupakan suatu bentuk konstruksi manusia yang telah mengalami pengalaman – pengalaman baru. Hal tersebut menjadikan ilmu pengetahuan terus berkembang seiring berkembangnya zaman. Pendapat lain yang disampaikan oleh Arahman dalam Pariani (2014) menyatakan bahwa metode snowball throwing merupakan suatu metode pembelajaran yang diawali dengan pembentukan kelompok (sama seperti metode inquiry).

Kelompok yang telah terbentuk, yang terdiri dari ketua dan anggota untuk kemudian mengambil tugas yang diberikan oleh guru. Tugas tersebut diambil oleh ketua kelompok. Selanjutnya, setelah diberikan tugas oleh guru, kemudian masing – masing siswa membuat suatu pertanyaan yang dibentuk seperti bola atau kertas – kertas pertanyaan. Kemudian pertanyaan yang ditulis dalam kertas tadi dilemparkan ke siswa lain, sehingga masing – masing siswa menjawab pertanyaan dari siswa lain yang diperoleh dari bola yang dilempar tadi.

Pelatun (2014) menyatakan bahwa metode snowball throwing merupakan metode yang menitikberatkan pada suatu pertanyaan yang diajukan dalam sebuah permainan. Di mana masing – masing siswa saling melempar bola – bola yang terbuat dari kertas, namun berisi tentang pertanyaan. Setiap individu yang terlibat dalam metode ini harus mempersiapkan diri untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh temannya.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa dalam metode snowball throwing siswa diberikan kebebasan untuk ilmu pengetahuan baru sesuai dengan pengalaman yang dialami untuk menambahkan atau memperbaiki pengetahuan yang telah lama. Kemudian, apa sajakah prinsip – prinsip dalam pelaksanaan metode pembelajaran dengan teknik snowball throwing? Prinsip – prinsip tersebut akan dijelaskan di pembahasan yang selanjutnya.

Prinsip – Prinsip Metode Pembelajaran dengan Teknik Snowball Throwing

Rahman (2015) menyatakan bahwa terdapat beberapa prinsip yang harus diketahui dalam menerapkan metode pembelajaran dengan teknik snowball throwing. Prinsip – prinsip tersebut yaitu sebagai berikut.

  1. Menuntut siswa untuk belajar secara aktif atau dinamakan dengan student active learning.
  2. Menuntut siswa untuk belajar bekerja sama dengan teman sebaya atau dinamakan dengan cooperative learning.
  3. Menuntut guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang partisipatorik.
  4. Menuntut guru untuk mengajar secara reaktif atau dinamakan dengan reactive teaching.
  5. Pembelajaran yang dilakukan bersifat menyenangkan atau dinamakan dengan joyfull learning.

Setelah memahami tentang beberapa prinsip dalam metode pembelajaran dengan teknik snowball throwing. Selanjutnya, akan dijelaskan tentang langkah – langkah yang harus dilakukan oleh guru untuk menerapakan metode ini dalam pembelajaran. Hal tersebut akan dijelaskan pada pembahasan di bawah ini.

Langkah – Langkah Metode Pembelajaran dengan Teknik Snowball Throwing

Pembahasan ini akan memberikan penjelasan tentang langkah – langkah yang harus dilakukan guru untuk menerapkan metode pembelajaran dengan teknik snowball throwing. Langkah – langkah yang harus dilakukan untuk menerapkan metode ini menurut Agus Suprijono dalam Pariani (2014) yaitu sebagai berikut.

  1. Guru perlu menyampaikan tentang materi yang akan disajikan dalam pembelajaran yang dilakukan.
  2. Kemudian, guru membentuk kelompok – kelompok. Setelah kelompok terbentuk, guru memanggil ketua dari masing – masing kelompok untuk diberikan beberapa penjelasan tentang materi yang akan diajarkan.
  3. Setelah memperoleh pengarahan dari guru, masing – masing ketua kelompok kembali ke dalam kelompoknya. Ketua kelompok selanjutnya menjelaskan tentang materi yang diperoleh dan dijelaskan dari guru pada teman – teman dalam kelompoknya.
  4. Selanjutnya siswa yang berada dalam kelompok, masing – masing diberikan satu lembar kertas. Kertas tersebut digunakan untuk menuliskan tentang satu pertanyaan. Pertanyaan yang dituliskan berhubungan dengan materi yang telah dijelaskan oleh masing – masing ketua kelompok.
  5. Kertas yang dituliskan pertanyaan oleh masing – masing siswa tersebut, selanjutnya dibuat seperti bola. Setelah dibuat bola, kertas tersebut dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain.
  6. Siswa yang memperoleh lemparan bola selanjutnya diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang tertulis di dalam kertas tersebut.
  7. Guru melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
  8. Guru menutup kegiatan pembelajaran tersebut.

Pendapat lain yang diungkapkan oleh Pelatun (2014) menyatakan bahwa langkah – langkah dalam metode snowball throwing yaitu:

  1. Guru menyampaikan materi pada siswa berserta kompetensi – kompetensi yang harus dicapai oleh siswa.
  2. Guru membagi siswa dalam kelompok – kelompok kecil.
  3. Guru meminta siswa yang berada dalam masing – masing kelompok untuk melakukan kegiatan diskusi tentang materi yang telah disampaikan. Kemudian, masing – masing siswa mengajukans sebuah pertanyaan.
  4. Guru memberikan selembar kertas untuk masing – masing siswa, kemudian mereka menuliskan pertanyaan yang akan dijadikan ke dalam kertas tersebut.
  5. Siswa membuat kerta yang telah berisi pertanyaan tadi, menjadi bentuk bola – bola, sesuai dengan perintah guru. Kemudian, kertas yang telah berbentuk bola – bola tadi dilemparkan ke siswa dalam kelompok yang lain.
  6. Guru melakukan pengarahan pada kelompok yang mendapatkan bola untuk menjawab pertanyaan yang telah ditulis di dalam kelas.
  7. Selanjutnya, kelompok yang telah berhasil menjawab pertanyaan, selanjutnya melemparkan pertanyaan ke kelompok yang lain.
  8. Guru memberikan kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan bersama dengan siswa.

Terdapat dua macam langkah yang dapat dilakukan untuk menerapkan metode snowball throwing. Namun, inti dari langkah tersebut yaitu membuat pertanyaan untuk dituliskan ke dalam kertas. Kemudian, kertas dibentuk bola – bola dan dilemparkan ke kelompok  yang lain. Setelah memahami tentang langkah – langkah yang harus ditempuh guru dalam melaksanakan model pembelajaran dengan teknik snowball throwing. Selanjutnya, apakah kelebihan dan kelemahan metode snowball throwing? Hal tersebut akan dijelaskan pada pembahasan di bawah ini.

Kelebihan dan Kelemahan dari Metode Pembelajaran dengan Teknik Snowball Throwing

Sama hal nya dengan metode pembelajaran yang lain, metode snowball throwing juga memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan yang harus dipahami oleh guru, ketika akan menerapkan metode ini. Kelebihan dari metode snowball throwing menurut Pelatun (2014), yaitu

  1. Metode ini mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk menyampaikan pendapat di depan umum.
  2. Siswa bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan yang telah diperoleh dari siswa yang lain.
  3. Siswa menjadi tidak malu untuk menghadapi teman sebayanya di kelas.
  4. Pembelajaran yang dilakukan antara guru dan siswa menjadi lebih menyenangkan.

Selanjutnya, kelemahan yang dimiliki oleh metode snowball throwing menurut Pelatun (2014), yaitu:

  1. Situasi belajar menjadi gaduh, karena kurang kondusif dalam pengaturan kelas.
  2. Siswa yang tidak mampu mengandalkan kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri.
  3. Materi yang diberikan oleh guru, tidak meluas.
  4. Waktu yang dibutuhkan dalam menerapkan metode ini, cenderung lama.

Demikian penjelasan tentang metode snowball throwing. Semoga dapat membantumu dalam memahami metode ini. Selamat belajar dan sukses selalu.

Referensi:

  1. Rahman, A. 2015. Penerapan Metode Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V pada SDN No.1 Pantolobete. Jurnal Kreatif Tadulako Online, (5), (4): 154 – 167.
  2. Pariani. 2014. Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Akuntansi Siswa Kelas X AK 1 SMK PGRI 1 Sentolo Kulon Progo Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. UNY: Pendidikan Akuntansi.
  3. Pelatun, S.N. 2014. Penerapan Metode Snowball Throwing dalam Peningkatan Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas III MI Pembangunan UIN Jakarta. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah: Pendidikan Guru Masrasah Ibtidaiyyah.

Bacaan lain:

Tinggalkan Balasan 4

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Muhammad Irham

Muhammad Irham

Judul buku yang membahas snowball throwing apa yah. Buat bahan refrensi sk

Admin

Admin

cooperative learning (teori dan aplikasi paikem), Agus Suprijono, Pustaka Pelajar (2013)

Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas; Penerbit Grasindo (2010); penulis Anita Lie

semoga dapat membantu.. 🙂

Aaisyee

Aaisyee

Tambah lagi pengetahuan sya, thanks

Heni gusti nengsi

Heni gusti nengsi

Siapa sih pencetus pertama metode snowball throwing