Metode Eksperimen: Pengertian hingga Kelemahan

Artikel ini akan memberikan penjelasan yang menyeluruh tentang metode pembelajaran dengan teknik eksperimen. Apakah yang dimaksud dengan metode pembelajaran dengan teknik eksperimen? Hal tersebut akan dijawab dalam pembahasan di artikel ini.

Selain pengertian dari metode eksperimen, masih terdapat pembahasan yang lain berkaitan dengan metode eksperimen, seperti tujuan, langkah – langkah pelaksaan, bahkan kelebihan dan kelemahan dalam metode pembelajaran dengan teknik eksperimen. Silahkan dipelajari dan dicermati dengan baik – baik, penjelasan di bawah ini.

Pengertian dari Metode Pembelajaran dengan Teknik Eksperimen

Apakah metode eksperimen? Metode eksperimen merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran di mana siswa diminta untuk melakukan kegiatan eksperimen. Kegiatan eksperimen ini mengajak siswa untuk mengalami dan membuktikan sendiri tentang sesuatu hal yang telah dipelajari. Dalam proses pembelajaran yang menerapkan teknik eksperimen ini, siswa diminta untuk mengalami atau melakukan sendiri suatu kegiatan, siswa juga diminta untuk mengikuti suatu proses, mengamati objek maupun keadaan atau proses tersebut. Siswa akan memperoleh pengalaman belajar untuk mengatasi masalah dengan menggunakan pendekatan penyelesaian masalah melalui kegiatan eksperimen.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui bahwa metode eksperimen memberikan kesempatan siswa untuk mempraktekkan pengetahuan yang dimilili, dengan mengikuti proses yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Sebenarnya, apa sih tujuan dari pelaksanaan metode pembelajaran dengan teknik eksperimen? Akan dijelaskan pada pembahasan selanjutnya.

Tujuan dari Pelaksanaan Metode Pembelajaran dengan Teknik Eksperimen

Memilih suatu teknik untuk diterapkan dalam metode pembelajaran, tentu saja memiliki tujuan tertentu yang hendak di capai. Apakah tujuan dari metode eksperimen? Tujuan dari metode eksperimen, yaitu untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuannya untuk belajar secara mandiri dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapi.

Metode eksperimen dimaksudkan untuk memecahkan masalah yang dialami siswa, melalui serangkaian tindakan yang dilakukan secara mandiri dengan dibimbing oleh guru maupun pembimbing. Kemudian, bagaimanakah penerapan dari metode eksperimen? Langkah – langkah tersebut akan dijelaskan pada pembahasan selanjutnya. Sehingga guru dapat menerapkan metode ini untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Langkah – Langkah Metode Pembelajaran dengan Teknik Eksperimen

Terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan guru, ketika menerapkan metode eksperimen. Langkah – langkah tersebut terdiri dari persiapan, pelaksanaan eksperimen, dan tindak lanjut dari eksperimen. Masing – masing langkah akan dijabarkan sebagai berikut.

1# Persiapan. Merupakan langkah awal dalam metode eksperimen. Pada langkah awal ini, tindakan – tindakan yang harus dilakukan guru, yaitu

  1. Guru perlu menetapkan tujuan dari eksperimen yang dilakukan.
  2. Guru perlu mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam eksperimen dan tempat yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan eksperimen.
  3. Guru perlu mempertimbangkan jumlah siswa dengan ketersediaan alat – alat yang ada dan diperlukan. Selain itu, daya tampung untuk kegiatan eksperimen juga perlu dipertimbangkan.
  4. Guru perlu melakukan pertimbangan apakah eksperimen yang dilakukan, diberikan untuk semua siswa secara langsung atau diberikan secara bergantian.
  5. Guru dan siswa perlu untuk memperhatikan tentang tata tertib atau peraturan, khususnya yang berhubungan dengan alat dan bahan yang digunakan.
  6. Guru memberikan penjelasan tentang hal – hal yang harus diperhatikan. Selain itu, memberikan penjelasan tentang tahapan dan bahaya yang akan ditemui yang berhubungan dengan kegiatan eksperimen.

2# Pelaksanaan eksperimen. Pada tahapan ini, terdapat beberapa tindaka yang perlu dilakukan, yaitu sebagai berikut.

  1. Pada pelaksanaan eksperimen ini, siswa sudah diminta untuk memulai kegiatan eksperimen.
  2. Ketika eksperimen sedang berlangsung, siswa diminta untuk memperhatikan penjelasan dari guru dan mengalami proses dari eksperimen, dan melakukan kegiatan diskusi tentang gejala yang muncul.
  3. Guru atau pembimbing perlu untuk memperhatikan situasi atau kondisi tentang kemungkinan munculnya hambatan atau masalah yang harus di atasi dengan segera.

3# Tindak lanjut dari kegiatan eksperimen. Pada tahap akhir dari metode eksperimen ini, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut.

  1. Melakukan kegiatan diskusi untuk setiap masalah yang ditemukan selama kegiatan eksperimen.
  2. Peralatan perlu untuk dipersiapkan kembali dengan keadaan yang rapi dan bersih.

Penjelasan di atas menunjukkan ada tiga langkah dalam metode pembelajaran dengan teknik eksperimen, yaitu persiapan, pelaksanaan eksperimen, dan tindak lanjut dari eksperimen. Setiap langkah tersebut, masih dijabarkan lagi tentang hal – hal yang harus dilakukan, baik oleh guru atau pembimbing dan siswa. Penjelasan selanjutnya akan memberikan pengetahuan tentang proses dalam pembimbingan metode pembelajaran yang menerapkan teknik eksperimen ini.

Proses Pembimbingan Metode Pembelajaran dengan Teknik Eksperimen

Terdapat beberapa proses pembimbingan dalam metode eksperimen, yang dapat dijelaskan sebagai berikut.

  1. Guru atau pembimbing perlu untuk menyediakan masalah yang sesuai dengan kebutuhan belajar dari siswa.
  2. Guru atau pembimbing perlu untuk menjelaskan tentang pedoman pelaksanaan kegiatan eksperimen.
  3. Guru atau pembimbing perlu untuk memfasilitasi siswa untuk menganalisis masalah dan mencari sumber – sumber munculnya masalah.
  4. Guru atau pembimbing memberikan kesempatan pada siswa untuk melaksanakan uji coba untuk mengamati proses, menganlisis, dan mengambil suatu kesimpulan dari hasil uji coba yang dilakukan.
  5. Guru atau pembimbing perlu melakukan kegiatan diskusi untuk masalah – masalah yang ditemukan selama melakukan kegiatan eksperimen.
  6. Guru atau pembimbing perlu melaksanakan kegiatan evaluasi terhadap proses dan hasil dalam kegiatan eksperimen yang dilakukan.

Penjelasan di atas memberikan gambaran bagi guru atau pembimbing dalam melaksanakan proses pembimbingan untuk kegiatan eksperimen. Terdapat 6 kegiatan yang harus dipahami oleh guru atau pembimbing, sehingga kegiatan eksperimen dapat berjalan dengan baik. Lebih lanjut, apa sajakah kelebihan dan kelemahan dari metode pembelajaran dengan  menggunakan teknik eksperimen? Pertanyaan tersebut akan kamu temukan jawabannya, pada pembahasan selanjutnya, di bawah ini.

Kelebihan dan Kelemahan Metode Pembelajaran dengan Teknik Eksperimen

Setiap metode pembelajaran tentu saja memiliki kelebihan yang menjadikannya berbeda dibandingkan dengan metode – metode pembelajaran yang lain. Selain itu, juga memiliki kelemahan dibandingkan dengan metode – metode yang lain. Apa sajakah kelemahan dan kelebihannya?

Kelebihan dari penggunaan metode eksperimen, yaitu:

  1. Siwa dapat secara langsung, mengalami sendiri suatu kejadian maupun proses.
  2. Memperkaya pengalaman siswa berkaitan dengan hal – hal yang bersifat objektif dan realistis.
  3. Siswa dapat terhindar dari sifat verbalisme.
  4. Mampu mengembangkan kemampuan siswa dalam berpikir secara ilmiah.
  5. Hasil belajar yang diperoleh dari penerapan motode eksperimen, akan terjadi dalam bentuk referensi dan internalisasi.

Kekurangan dari penggunaan metode eksperimen, yaitu:

  1. Ketelitian, keuletan, dan ketabahan sangat dibutuhkan oleh guru dan siswa, ketika menerapkan metode pembelajaran dengan teknik eksperimen.
  2. Metode eksperimen lebih sesuai untuk bidang ilmu yang menyajikan tentang penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih.
  3. Dalam pelaksanaan metode eksperimen, dibutuhkan bahan dan alat yang tidak mudah didapatkan di lapangan.

Penjelasan – penjelasan di atas, tentang pengertian dari metode eksperimen, tujuan, langkah – langkah, sampai pada kelebihan dan kelemahan dari metode eksperimen, semoga dapat membantu saudara dalam menerapkan metode ini untuk pembelajaran di kelas – kelas.

Referensi:

Nursalam dan Efendi, F. 2008. Pendidikan dalam Keperawatan. Surabaya: Salemba Medika.

Bacaan lain: