Memahami Macam Hambatan Komunikasi dan Cara Mengatasinya

Untuk bisa melakukan komunikasi secara efektif, memang tidak akan cukup bila kita hanya memahami faktor –faktor yang mempengaruhi efektifitas komunikasi saja. Diperlukan pula pemahaman terkait hambatan –hambatan komunikasi yang ada.

Hambatan komunikasi ini dapat terjadi, baik di antara individu atau antar manusia, dan bisa juga terjadi di dalam organisasi. Lantas, apa saja macam hambatan komunikasi tersebut? Berikut penjelasannya.

Hambatan komunikasi antar manusia

Komunikasi antar manusia dilakukan oleh seorang komunikator (atau orang yang menyampaikan pesan) dengan komunikan (orang yang menerima pesan). Nah, agar komunikator dan komunikan dapat saling memahami, maka keduanya harus memiliki pengertian yang sama mengenai kata, nada suara, isyarat atau gerakan badan, serta simbol –simbol yang digunakan dalam berkomunikasi.

Namun, ada kalanya komunikasi antar individu ini juga mengalami hambatan. Hambatan komunikasi antar manusia yang mungkin terjadi, berupa :

Perbedaan persepsi dan bahasa

Persepsi adalah interpretasi pribadi terhadap suatu hal tertentu. Karena persepsi ini berasal dari interpretasi masing –masing individu, maka mungkin satu orang dengan yang lainnya dapat mendefinisikan atau menginterpretasikan suatu kata dengan cara yang berbeda.

Pendengaran yang buruk

Menjadi pendengar yang baik ternyata bukan suatu hal mudah. Meski cara mendengar yang baik sudah kita pahami, tapi ada kalanya pendengaran kita jadi buruk. Pendengaran yang buruk tidak harus karena gangguan pendengaran di telinga. Pendengaran buruk bisa saja terjadi ketika kita sedang dalam keadaan melamun atau lelah lantaran sedang memikirkan masalah lain. Biasanya, pada kondisi demikian, seseorang akan kehilangan minatnya untuk mendengarkan.

Gangguan emosional

Emosi adalah suatu hal yang sangat berpengaruh terhadap kondisi individu secara menyeluruh. Artinya, ketika seseorang sedang merasa marah, sedih, kecewa, takut atau emosi lain, maka ia bisa kesulitan untuk menyusun pesan maupun menerima pesan dengan baik. Meski begitu, tapi sulit pula menghindari komunikasi ketika kita sedang dalam keadaan emosi. Akibatnya, kesalahpahaman pun sering terjadi lantaran gangguan emosional ini.

Perbedaan budaya

Ada kalanya, kita juga perlu berkomunikasi dengan orang lain yang berbeda budaya. Dengan adanya perbedaan budaya, maka pola komunikasi yang terjadi juga akan berbeda. Hal ini menjadi suatu hambatan komunikasi yang paling sulit untuk diatasi.

Gangguan fisik

Seringkali, gangguan yang bersifat fisik bisa mengganggu proses komunikasi yang berlangsung. Gangguan fisik ini dapat berupa akustik yang buruk, tulisan yang tak terbaca, cahaya yang redup, masalah kesehatan dan lainnya. Berbagai gangguan fisik dalam komunikasi ini bisa mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam berkomunikasi.

Pelajari juga: Sumpah Janji Pegawai Negeri Sipil

Hambatan Komunikasi dalam Organisasi

Di dalam suatu organisasi, komunikasi juga jadi hal yang amat penting dan sering dilakukan. Namun, seringkali komunikasi dalam organisasi ini juga mengalami hambatan lantaran berbagai hal. Baik itu karena materi yang disampaikan terlampau rumit, jumlahnya yang banyak, maupun karena materi yang kontroversial.

Selain beberapa hal tersebut, hambatan komunikasi dalam organisasi yang paling sering ditemui, berupa :

Kelebihan beban informasi dan pesan yang bersaing

Teknologi yang terus berkembang menyebabkan jumlah pesan dalam suatu organisasi turut meningkat secara drastis dan semakin cepat. Suatu organisasi seringkali dibanjiri oleh berbagai pesan melalui pos, e-mail, telepon dan berbagai sumber lain. Masing –masing pun banyak yang meminta perhatian lebih awal.

Hal inilah yang dapat mengakibatkan pesan terhambat, tidak ditanggapi, dianggap tidak penting atau respon yang diberikan jadi tidak akurat.

Penyaringan yang tidak tepat

Saat kita meneruskan pesan pada orang lain dalam suatu organisasi, biasanya akan terjadi penyaringan yang dilakukan dengan memotong atau menyingkat pesan. Pesan dalam organisasi ini pun seringkali melalui berbagai saringan. Mulai dari penjaga pintu, karyawan di kantor depan, sekretaris hingga pimpinan. Karenanya, pesan yang disampaikan mungkin saja tidak sampai secara utuh karena ada bagian pesan yang dipotong atau dibuang.

Iklim komunikasi tertutup atau tidak memadai

Komunikasi yang efektif, salah satunya memiliki ciri khas yakni dengan adanya pertukaran informasi yang bebas dan terbuka. Namun, terkadang ada pula organisasi yang menerapkan gaya manejemen yang tertutup.

Gaya manejemen tertutup inilah yang seringkali menghambat pertukaran informasi yang ada. Selain itu, saluran yang terlalu banyak dalam komunikasi ini juga berpotensi mengubah pesan ketika bergerak, baik secara vertikal maupun horisontal di dalam sebuah organisasi.

Macam gangguan komunikasi secara umum

Jika ditinjau secara umum, maka hambatan komunikasi ini pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam tujuh macam gangguan dan rintangan. Macam gangguan komunikasi menurut Cangara, 2004, 131, yakni :

1. Gangguan teknis

Gangguan teknis ini misalnya seperti gangguan yang terjadi pada jaringan telepon, saluran radio, akses internet, kerusakan alat komunikasi dan lainnya.

2. Gangguan semantik

Gangguan semantik ini disebabkan oleh kesalahan pada bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi. Misalnya, bila kata –kata yang digunakan terlalu banyak menggunakan jargon asing yang tidak dimengerti, penggunaan bahasa yang berbeda, atau pun penggunaan struktur bahasa yang tidak sebagaimana mestinya.

3. Gangguan psikologis

Gangguan psikologis ini adalah rintangan yang terjadi lantaran ada persoalan dalam diri individu. Misalnya seperti adanya rasa kecewa, curita, situasi berduka atau adanya gangguan kejiwaan tertentu.

4. Rintangan fisik atau organik

Rintangan fisik atau organik adalah rintangan yang terjadi karena letak geografis. Misalnya, karena jarak yang jauh sehingga sulit dicapai alat komunikasi dan transportasi.

5. Rintangan status

Rintangan status ini terjadi karena adanya perbedaan status sosial serta senioritas. Contoh yang dapat terjadi seperti antara raja dan rakyat, antara atasan dan bawahan, serta antara dosen dengan mahasiswanya.

6. Rintangan kerangka pikir

Rintangan kerangka pikir ini adalah hambatan komunikasi yang dapat terjadi akibat adanya perbedaan pola pikir. Perbedaan pola pikir ini bisa disebabkan adanya pengalaman serta latar belakang pendidikan yang berlainan.

7. Rintangan budaya

Rintangan budaya adalah bentuk hambatan komunikasi yang disebabkan oleh perbedaan norma, kebiasaan serta nilai –nilai yang dianut oleh para individu.

Cara Mengatasi Hambatan Komunikasi dan Memperbaiki Komunikasi

Berbagai hambatan komunikasi yang terjadi ini, bisa pula diatasi dan diperbaiki. Untuk bisa mengatasi serta memperbaiki komunikasi yang ada sehingga tercipta komunikasi yang lebih efektif, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Cara mengatasi hambatan komunikasi menurut Bovee dan Thill, 2002, 22, adalah :

  • Memelihara iklim komunikasi agar senantiasa terbuka
  • Bertekat untuk memegang teguh etika dalam berkomunikasi dan menjalankannya dengan baik
  • Memahami akan adanya kesulitan komunikasi antar budaya
  • Menggunakan pendekatan komunikasi yang berpusat pada penerima pesan.
  • Menggunakan teknologi yang ada secara bijaksana dan bertanggung jawab agar dapat memperoleh dan membagi informasi dengan baik dan efektif.
  • Menciptakan serta memproses pesan secara efektif dan juga efisien. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara yakni : memahami penerima pesan, menyesuaikan pesan dengan si penerima, mengurangi jumlah pesan, memilih saluran atau media secara tepat, meningkatkan keterampilan berkomunikasi

Referensi:

Dewi, Sutrisna. 20067. Komunikasi Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Materi lain:

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *