Ketangguhan SHINee untuk Semakin Bersinar

Ketangguhan SHINee untuk Semakin Bersinar

Mungkin sebagian orang tidak mengetahui siapa itu SHINee. Tapi, bagi penggemar Boyband Korea pasti mengetahuinya. Iya, benar… SHINee adalah boyband besutan SM Entertainment. Boyband ini debut pada tahun 2008 dengan lima anggota. Nama anggotanya adalah Lee Jinki (Onew) yang menjadi Leader, Kim Jonghyun sebagai Lead Vocal, Kim Kibum (Key) di vocal, Choi Minho di Center dan Lee Taemin di Lead Dance.

Menariknya, boyband ini memiliki fans di berbagai penjuru dunia, bahkan Presiden Joko Widodo dan Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun mengetahui boyband ini.

Ramainya penggemar Boyband ini karena diakui memiliki vokal yang bagus, selain tampilan mereka yang sering mendobrak tradisi. Namun, apa yang mereka capai bukanlah perkara gampang. Mereka harus melalui proses panjang dalam mencapai keberhasilan seperti sekarang.

Diremehkan

Saat akan memulai debut di tahun 2008, pihak manajeman SM Entertainment sempat meragukan apakah boyband SHINee ini akan bisa berhasil. Ini karena member yang masih muda dan suara mereka yang masih belum terlihat kualitasnya.

Pihak manajemen takut jika SHINee akan tergerus oleh boyband bentukan agensi lain. Selain dari manajemen, orangtua dari para member SHINee juga meragukan apakah mereka bisa sukses di kemudian hari.

Anggota SHINee pun dengan giat berlatih untuk membuktikan ke orangtua dan manajemen mereka, bahwa mereka bisa sukses dan memiliki potensi yang tidak kalah dengan boyband lain.

Akhirnya,  SHINee pun dapat membuktikan, saat lagu pertama mereka  yang berjudul“Replay” rilis. Lagu itu langsung diterima oleh pasar musik Korea dan Asia. Tidak hanya itu, ditahun 2009 SHINee pun dapat mengisi soundtrack drama korea “Boys Before Flowers”, dengan lagu berjudul “Stand By Me”, yang kemudian hari, lagu ini mengantarkan nama SHINee di kancah permusikan dunia.

Dengan kesuksesan ini SHINee dapat mematahkan keraguan dari manajemen dan orangtua mereka. Mereka bisa membuktika bahwa keraguan itu salah, dengan kesuksesan yang mereka peroleh.

Jalan Terjal

Walaupun menuai kesuksesan di tahun kedua, tapi itu tidak mempermudah langkah SHINee selanjutnya. Masih ada jalan terjal yang harus dilalui oleh mereka. Tidak semua orang menyukai kesuksesan mereka, hingga anggota termuda SHINee, yaitu Lee Taemin harus menerima perundungan sewaktu Sekolah Menengah Atas.

Taemin yang debut di usia 15 tahun ini, membuat teman-teman seusianya merasa iri. Karena rasa iri inilah, mereka melakukan perundungan. Tindakan ini menyebabkan Taemin sempat mengalami down dan tidak percaya diri. Karena perundungan ini, akhirnya Taemin harus berpindah sekolah.

Beruntung, Taemin mendapatkan dukungan dari member SHINee dan fansnya, walaupun teman-teman sekolah Taemin menjauhinya. Inilah yang memberikan harapan ke Taemin untuk membalas perlakuan itu, dengan prestasi yang didapatnya.

Keberhasilan Taemin sekarang membuktikan ke teman-temannya, bahwa dia bukan seperti yang dikatakan teman-temannya. Dan kesuksesan orang  tidak diperoleh dengan kata-kata orang lain, tetapi dengan usaha yang dia lakukan.

Tidak hanya Taemin, Jonghyun dan Onew pun juga pernah mengalami hal yang sulit di saat comeback di album ketiga. Jonghyun mengalami kecelakaan, saat akan melakukan comeback di video music pertama album ini.

Karenanya, SHINee terpaksa harus melakukan perform dengan empat orang saja. Tapi, karena profesionalitas, Jonghyun pun ikut kembali dalam perform, setelah ia pulih dari cedera kecelakaan. Dan ia bersyukur bahwa tidak mengalami cidera yang parah, sehingga dapat bermusik kembali dengan SHINee.

Tetapi, di penampilan paruh ketiga promosi video music di album ini. Onew pun juga mengalami cedera leher, yang disebabkan oleh koreografi di lagu “Everybody” yang sulit. Onew akhirnya hanya bisa ikut menyanyi di sebagian penampilan di acara music.

Cedera itu tidak menghalangi keantusiasan Onew dalam comeback ini. Onew tetap menunjukkan bahwa ia bisa ikut serta dalam comeback ini, dan dia tetap menunjukkan dedikasinya dalam berkarya dengan tetap mengikuti acara musik. Walaupun ia tidak bisa ikut dalam menarikan koreografi itu di akhir promosi.

Selain cedera leher, ternyata setalah akhir masa promosi album ketiga ini, Onew dinyatakan harus melakukan operasi pita suara. Bagaikan disambar petir di siang bolong, ini pun membuat Onew terkejut dan sedih.

Kebiasaan buruknya dalam merokok, membawa dampak buruk ke suaranya.  Akhirnya, Onew harus dioperasi dan dia harus menghentikan kebiasaan buruknya itu. Setelah operasi pita suara ini, Onew tidak bisa berbicara selama beberapa bulan. Ini mengharuskan dirinya harus menulis di memo untuk berkomunikasi.

Meski begitu, Onew gigih untuk sembuh. Karena kegigihannya ini, Tuhan memberikan kesempatan kedua untuk Onew. Dokter memberitahukan bahwa setelah operasi, Onew dapat mencapai nada tinggi yang bahkan melebihi penyanyi wanita. Dan rasa sedihnya pun terobati dengan dukungan teman dan mukjizat yang diberikan Tuhan kepadanya.

Pendidikan Adalah Nomor Satu

SHINee pun membuktikan ke dunia, bahwa dulu mereka memang anak muda yang belum terlihat potensinya. Tetapi, sekarang mereka menjadi anak muda yang sukses di berbagai bidang, tidak hanya di dunia hiburan.

Kesibukan di bidang hiburan tidak menghalangi mereka dalam menempuh dunia pendidikan. Mereka sedang menempuh pendidikan di strata magister, kecuali Taemin yang sekarang masih bergulat pada kuliahnya di strata sarjana.

Ini menjadi penyemangat kita bahwa pendidikan jangan pernah ditinggalkan, walupun terkadang kesibukan menghimpit kita. Pendidikan dapat menjadi kunci untuk kesuksesan kita. Seperti yang dilakukan SHINee, dengan melanjutkan pendidikan ini, mereka dapat menggali lagi talenta mereka dengan lebih baik.

Ini memungkinkan mereka melebarkan sayap ke berbagai bidang lainnya, dan mereka pun sekarang tidak pernah lupa membaca untuk menambah ilmu mereka.

KEHILANGAN SATU CAHAYA

Sayangnya, di bulan Desember 2017, masa yang sulit untuk SHINee dan fansnya datang. Salah satu member SHINee, yaitu Jonghyun harus meninggalkan dunia ini. Jonghyun mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara tragis. Ini disebabkan karena depresi dan tekanan yang dialaminya.

Dengan adanya peristiwa ini, dunia hiburan Korea maupun internasional sempat terguncang. Jonghyun yang terkenal dengan pribadi yang ceria ini, ternyata menyimpan cerita kelam di dalam benaknya. Seorang bertalenta telah pergi, dengan meninggalkan berbagai karyanya. Kejadian ini masih meninggalkan kesedihan mendalam di permusikan Korea.

Walaupun begitu, SHINee tetap bisa berdiri dengan tangguh. Pada bulan Mei 2108 ini mereka meluncurkan album keenam. Ini membuktikan bahwa banyaknya jalan terjal yang mereka hadapi, bisa merekatkan mereka dan mereka berjanji bersama-sama dalam berkarya.

Sukses itu Perjalanan

Kita bisa memetik pelajaran di dalam kejadian yang dialami Jonghyun ini, bahwa terkadang kita menuntut orang menjadi seperti yang kita inginkan. Bahkan, kita sering melontarkan perkataan yang itu bisa membuat orang lain tersakiti. Parahnya, kita tidak menyadarinya.

Kita di sini seharusnya juga menghormati orang lain dan menerima kekurangan orang lain. Kita juga tidak bisa melampiaskan kekurangan yang kita miliki, dengan menyuruh orang untuk menjadi sempurna di mata kita.

Kita juga belajar di sini bahwa menjadi seorang yang sukses juga memiliki proses yang panjang, bukan hanya sekejap mata saja. Terkadang kita juga harus menempuh jalan yang terjal dalam meraih kesuksesan ini.

Kita harus menikmati dan bersyukur dengan proses yang kita lewati ini. Dengan proses yang kita lewati ini bisa mendewasakan kita dalam menghadapi problematika yang lain. Jadi kita jangan pernah lelah dalam berusaha untuk segala cita-cita kita.

Walaupun orang-orang meremehkan kita. Kita juga tidak boleh iri dengan kesuksesan yang diperoleh orang lain. Karena setiap orang memiliki jalan sendiri dalam memperoleh kesuksesan. Jadi jangan menyerah ya….

Referensi:
1. Nn. 2015. Fans Tak Kuasa Menahan Air Matanya Setelah Onew Menceritakan Masa Kelamnya Usai Menjalani Operasi Pita Suara. https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00075173.html.
2. Safitri, Rahmi. 2018. Member SHINee Akui Lakukan Terapi Setelah Kematian Jonghyun. https://www.kapanlagi.com/showbiz/asian-star/member-shinee-akui-lakukan-terapi-setelah-kematian-jonghyun-5211b6.html.
3. Pratiwi, Dewi. 2017. Psikiater Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Glamornya Bintang K-Pop Saat Depresi Melanda. http://www.tribunnews.com/seleb/2017/12/21/psikiater-ungkap-fakta-mengejutkan-di-balik-glamornya-bintang-k-pop-saat-depresi-melanda?page=2.
*Penulis: Anita Puspa Eviani