Kesederhaan Kehidupan Santri di Pondok Al Amien

Portal ilmu kali ini akan memberikan gambaran tentang kesederhanaan kehidupan yang ada di Pondok Al Amien. Pondok yang terletak di Prenduan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kehidupan sederhana di pondok pesantran Al Amien, nampak dari keseharian para santrinya. Kesederhanaan itu mencakup cara berpakaian, makan, uang jajan dan aturan lainnya yang menggambarkan hal tersebut.

Ditinjau dari cara berpakaian, khususnya bagi santriwati. Santriwati hanya diperkenankan menggunakan jilbab kain berwarna putih dalam keseharian mereka, baik di sekolah maupun luar sekolah.

Alasan penggunaan jilbab warna putih, selain untuk memperlihatkan kesederhanaan mereka, juga untuk membedakan antara santri dan guru (ustadzah). Selain itu, jumlah pakaian yang ada di lemari juga dibatasi, maksimal 5 pasang.

Pakaian yang digunakan tidak boleh glamour, sehingga terkesan mewah. Pakaian yang digunakan tidak boleh berbahan levis, berwarna mencolok, dan model pakaian yang dapat menampakkan lekukan tubuh.

Ditinjau dari makan, santri diwajibkan makan di dapur yang telah disediakan. Kantin tidak menyediakan nasi. Hal tersebut untuk mensiasati santri agar tidak membeli nasi yang ada di kantin, karena sudah disediakan oleh dapur.

Ditinjau dari uang jajan, santri hanya diperkenankan memegang uang maksimal 30 ribu. Selebihnya jika diketahui oleh pengurus, maka akan diminta untuk kemudian diserahkan kepada guru yang bertanggungjawab memegang keuangannya. Pembatasan uang jajan dilakukan agar dapat meminimalisir kehilangan dan agar santri bisa lebih hemat.

Peraturan lain yang menampakkan kesederhanaan santriwati yaitu mereka dilarang menggunakan perhiasan berupa apapun, selain anting – anting. Jika ada yang kedapatan menggunakan perhiasan selain anting, maka akan disita oleh pengurus. Pengurus yang dimaksud merupakan siswa kelas V (kelas 2 MA).

Penggunaan perhiasan yang berlebihan akan menyebabkan perbedaan yang mencolok dalam status sosial ekonomi. Selain itu, dikhawatirkan perhiasan dapat hilang.

Demikian kesederhanaan kehidupan anak – anak santri yang patut dicontoh oleh kita semua. Di mana tidak harus memakai perhiasan dan pakaian yang berlebihan. Selain itu, santri juga diajarkan untuk hidup hemat dengan cara memberikan uang jajan secukupnya saja.

Semoga kesederhaan dari kehidupan anak santri ini mampu menjadi cambuk bagi kita, agar bisa lebih hemat dan sederhana. Selamat belajar sahabat portal ilmu.

Sumber: HK (Alumni Santriwati Pondok Al Amien 2008)

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *