Arti, Hukum, Serta Manfaat Akikah Bagi Masyarakat Islam

Abdul Wahid

  • 6
    Shares

Pengertian Akikah

Akikah menurut bahasa adalah mencabik atau memotong. Arti akikah juga bisa jadi sebagai sebutan untuk rambut bayi yang dipotong ketika bayi tersebut dilahirkan. Dinamakan demikian karena yang namanya rambut pastilah dipotong. Binatang yang dipotong (disembelih) punya arti binatang akikah.

Sedangkan menurut istilah akikah adalah penyembelihan hewan yang ditentukan sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah swt. atas lahirnya bayi pada sebuah keluarga. Baik itu bayi  tersebut berkelamin perempuan ataupun laki-laki.

Jangan lupa LIKE FP kami

Tata cara dalam melaksanakan akikah ini juga telah dijelaskan dalam hadits-hadits nabi Muhammad saw. Diantaranya seperti yang dijelaskan dalam dua hadits berikut ini

عَنْ سَمُرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ يُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ ، وَيُسَمَّى ، وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ

Artinya:

“Dari Samurah ra., ia berkata Rasulullah saw. Bersabda: “Setiap anak tergadai dengan akikahnya, maka pada hari ke tujuh disembelih hewan, diberi nama dan dicukur rambutnya” (HR. Tirmidzi)

عَنْ أَبِي الدَرْدَاء قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صلى اللّه عليه وسلم: إِنَّكُمْ تَدْعُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبائِكُمْ فَأَحْسَنُوْا أَسْمَاءَكُمْ

Artinya:

Dari Abu Darda’, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw. : “Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada Hari Kiamat dengan nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka baguskanlah nama-nama kalian” (HR. Abu Dawud)

Hadits nomor satu menjelaskan bahwasanya seorang anak/bayi yang dilahirkan di dunia ini ibarat seperti sesuatu yang tergadai. Oleh sebab itulah dilaksanakan akikah yakni sebagi penebus dari anak tersebut.

Kemudian hadist  selanjutnya, memberikan keterangan bahwa orangtua disunnahkan untuk memberikan nama bayi yang telah lahir di dunia tersebut dengan nama yang bagus dan indah.

Hukum Akikah

Melaksanakan akikah ini hukumnya adalah sunnah. atau tidak wajib bagi orang tua atau orang lain yang menanggung hidup anak tersebut. Kecuali orang tua dari anak tersebut sudah bernadzar akan melakukan akikah ketika anaknya lahir.

Adapun aturan akikah untuk anak laki-laki adalah menyembelih dua ekor kambing, dan untuk perempuan adalah satu ekor kambing. Seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadits yang berbunyi berikut ini:

عَنْ يُوْسُفَ بْنِ مَاهَكٍ اَنَّهُمْ دَخَلُوْا عَلَى حَفْصَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمنِ فَسَأَلُوْهَا عَنِ اْلعَقِيْقَةِ، فَاَخْبَرَتْهُمْ اَنَّ عَائِشَةَ اَخْبَرَتْهَا اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص م  اَمَرَهُمْ عَنِ اْلغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَ عَنِ اْلجَارِيَةِ شَاةٌ

Artinya:

“Dari Yusuf bin Mahak, bahwasanya orang-orang datang kepada Hafshah binti ‘Abdur Rahman, mereka menanyakan kepadanya tentang akikah. Maka Hafshah pun memberitahukan kepada mereka bahwa sesungguhnya ‘Aisyah memberitahu kepadanya bahwa Rasulullah saw. telah memerintahkan para shahabat (agar menyembelih akikah) bagi anak laki-laki adalah dua ekor kambing yang sebanding dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Imam Tirmidzi)

Ketentuan Akikah

Sebelum mengetahui ketentuan akikah ini, kita harus tahu lebih dahulu bahwa yang namanya akikah jelas berbeda dengan yang namanya kurban. Untuk ketentuan akikah ini adalah, sebagai berikut:

  1. Binatang yang hendak di akikah kan adalah berupa kambing atau domba.
  2. Untuk anak laki-laki akikahnya adalah dengan menyembelih dua kambing, dan untuk anak perempuan adalah satu kambing.
  3. Daging hewan akikah tersebut, terlebih dahulu dimasak, sebelum kemudian dibagikan pada para fakir miskin atau tetangga-tetangga
  4. Untuk orang yang ber-akikah boleh memakan sedikit bagian dari akikah tersebut. Kecuali bagi orang yang akikah nazar (janji)

Manfaat serta Keutamaan Akikah

Manfaat dan keutamaan dari akikah ini sangatlah banyak. Baik untuk orang yang berakikah itu sendiri maupun bagi orang lain. Manfaat dan Keutamaan akikah ini diantaranya adalah:

  1. Mengamalkan ajaran-ajaran yang diperintahkan dalam agama Islam
  2. Mengikuti sunnah Rasulullah saw.
  3. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt., atas segala karunia-Nya, sehingga  telah diberikan keturunan.
  4. Mengajak pada diri sendiri untuk  berbagi kepada sesama (kepada para fakir miskin, para tetangga, dan saudara-saudara kita yang lainnya)
  5. Mengajak orangtua untuk berusaha mendidik, membina serta menjadikan anak turunnya  menjadi anak yang shaleh dan shalehah.

Pelaksanaan Akikah

Pelaksanaan akikah ini disunnahkan pada hari ketujuh dari hari lahir anak tersebut. Bagi orangtua yang mampu untuk melaksanakan akikah ini segerakanlah untuk melakukan akikah tersebut. Lalu, bagaimana dengan orangtua yang tidak mampu melaksanakan akikah????

Orangtua yang tidak mampu melakukan akikah ini tidak apa-apa. Karena menurut Imam Syafi’i tidak ada batas waktu untuk akikah bagi orangtua, sampai anak tersebut mencapai usia baligh. Adapun sesudahnya adalah bukan kewajiban bagi orangtua lagi.

Intinya, hendaklah orangtua tersebut juga memberikan nama yang bagus dan indah dan mencukur rambut dari anak yang lahir tersebut.

Sumber :

  1. Software  al-Qur’an in Word v.2.2
  2. Software  Al-Maktabah al-Syamilah v.34
  3. Muhammad Rohmadi, Pendidikan Agama Islam Untuk SMP Kelas IX, (Sukoharjo: Graha Multi Grafika, 2007)
  4. Robingan, Munawar Khalil, Teladan Utama Pendidikan Agama Islam 3 : untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas IX, (Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2011)
  5. Tim Arafah, Pendidikan Agama Islam 3 Untuk Siswa SMP Kelas IX, (Semarang: PT. Aneka Ilmu, 2006)

Materi lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close