Elvis Presley- Rasa Malu Tidak Menjadi Hambatan untuk Meraih Cita-Cita

Lakukanlah apa yang baik bagimu selama tidak menyakiti orang lain. -Elvis Presley

Rasa malu bagi sebagian orang merupakan hal yang sangat menjengkelkan. Ini karena jika kita ingin melakukan sesuatu tetapi kita merasa malu untuk melakukanya, kita tidak dapat melakukan hal tersebut.

Seperti peribahasa yang satu ini, “Malu bertanya sesat di jalan”. Apa arti dari peribahasa itu? Kata-kata itu mungkin cocok untuk menggambarkan seseorang yang mempunyai kepribadian pemalu.

Seperti halnya jika kita melihat keadaan seperti ini, ada seorang siswa yang mengikuti pelajaran di dalam kelas. Dan ketika siswa tersebut tidak bisa mengerjakan soal yang di berikan oleh gurunya, dia hanya diam saja.

Mungkin merasa malu kepada teman-temannya ataupun takut kepada gurunya untuk bertanya. Alhasil, nilainya pun jelek atau bisa juga dikatakan tidak memenuhi standar kelulusan.

Hal itu tentu sangat merugikan bagi siswa tersebut bukan? Jika saja dia bertanya lagsung, pasti ia akan lebih paham dan bisa mengerjakan soal yang diberikan.

Dalam kehidupan nyata, untuk menerapkan hal itu tidaklah mudah. Susahnya lagi jika menghadapi sesuatu yang sangat genting. Apa kita akan tetap merasa malu untuk bertanya?  Tentu tidak, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah memberanikan diri untuk melawan rasa malu tersebut apapun resikonya.

Memang, setiap orang meliliki rasa malu yang berbeda beda akan suatu hal. Tapi, pada dasarnya hal itu tidak menghambat seseorang untuk meraih cita-citanya. Contohnya saja, hal ini sudah dibuktikan oleh seorang Elvis Presley.

Eits, tunggu dulu. Sudah kenalkah Anda dengan Elvis Presley? Siapa sih Elvis Presley itu? Bagi para penggemar musik Rock N’Roll pasti sudah sangat mengenal sosok fenomenal tersebut. Tapi sebagian dari Anda mungkin masih belum mengenalnya. Agar lebih jelas mari kita simak kisah inspiratif dari seorang Elvis Presley.

Baca juga: Belajar Menghadapi Musibah ala Istri Buya Hamka

Moment Elvis Presley Memusnahkan Rasa Malunya

Banyak orang yang tidak tahu bahwa Elvis Presley adalah sorang Raja Rock N’ Roll yang sangat pemalu. Karena rasa malu itu pula dia sempat mengubur bakat terpendamnya. Padahal, sebenarnya dia sangat jago dalam menyanyi. Sayang sekali bukan? Ternyata, rasa malu sangatlah menghambat dirinya untuk berkarya.

Waktu kecil, Elvis Presley sudah dikenal di keluarganya bahwa dia mempunyai suara yang bagus, bahkan juga menari. Akan tetapi, dia enggan menampilkan tarian ataupun kemampuan menyanyinya di depan teman-temannya. Mungkin dia merasa tidak percaya diri jika teman-temannya mengetahui bakatnya itu.

Beruntung, ada suatu momen penting bagi Elvis Presley yang datang untuk memusnahkan rasa malunya tersebut. Pada suatu hari di acara ulang tahun sepupu Elvis, ia diminta keluarganya untuk menyanyi. Pesta ulang tahun yang sangat meriah dan penuh kejutan tiba-tiba terhenti.

Seluruh lampu di ruangan itu dimatikan. Keadaan pun menjadi sangat gelap gulita dan suasana menjadi hening seketika, tanpa ada satu orangpun yang berbicara. Sebuah kursi disediakan di tengah-tengah ruangan. Hal itu tentu membuat kaget orang-orang di sekitar Elvis, termasuk sahabatnya sendiri. Sebuah gitar diberikan pada Elvis.

Dalam keadaan gelap gulita seperti itu, Elvis mulai menggenjot rasa percaya dirinya. Dengan sekuat tenaga, ia berusaha keras menunjukan bakat menyanyinya dengan suara indahnya. Elvis pun menghibur keluarganya, walau tidak ada cahaya sedikitpun yang menerangi wajah Elvis. Dengan begitu, orang-orang di sekitarnya hanya mendengar suara merdunya karena wajahnya tersembunyi dalam kegelapan malam itu.

Rasa kagum dan sedikit tidak percaya, mungkin itulah ekspresi orang di sekitar Elvis pada saat itu. Mereka tidak menyangka orang yang pemalu seperti Elvis ternyata mempunyai bakat yang luar biasa hebatnya. Elvis pun menyadari bahwa ia bisa memanfaatkan suara emasnya ini.

Kepercayaan diri Elvis mulai tumbuh ketika keinginannya menjadi terkenal sangatlah kuat. Dia pun memutuskan untuk terus berusaha untuk malawan rasa malunya. Siapa yang menyangka, cita-citanya yang kuat telah melunturkan rasa malu Elvis untuk menjadi penyanyi yang hebat.

Ia mulai berlatih sedikit demi sedikit seiring dengan berjalannya waktu. Elvis merasa optimis untuk menjadi seorang penyanyi yang hebat “Lakukanlah apa yang baik bagimu selama tidak menyakiti orang  lain”.

Terkadang, keinginan yang kuat akan melunturkan tembok setebal apapun. Bahka tak terkecuali ttembok rasa malu.

Hal yang dapat kita pelajari dari kisah inspiratif Elvis Presley adalah, Rasa malu bukanlah sebuah kelemahan jika kita mempunyai tekad dan cita-cita kita bisa melawan rasa malu itu apapun keadaanya hanya saja untuk melakukan hal tersebut tidaklah mudah

Apa Anda yakin bisa melakukan hal itu? Coba saja, sangat sedehana tapi tidak seperti membalikkan telapak tangan.

Ilustrasi:

1. assets.rollingstone.com/assets/2016/article/elvis-presleys-albums-to-comprise-60-disc-new-box-set-20160106/222960/medium_rect/1452095389/720x405-elvis.jpg
2. portal-ilmu.com
Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *