Doa Setelah Adzan dan Iqamah (Bahasa Arab disertai Tulisan Latin dan Artinya)

Abdul Wahid

  • 5
    Shares

Setelah mempelajari bacaan tentang adzan dan iqamah, yang harus dicermati dengan seksama. Jangan lupa untuk membaca dan menghafalkan doa setelah adzan. Membaca doa setelah adzan ini merupakan sebuah amalan sunnah yang penting.

Jangan lupa LIKE FP kami

Dalam doa setelah adzan ini terdapat permohonan kepada Allah swt., agar Nabi Muhammad saw., diberikan wasilah dan keutamaan, dan ditempatkan pada maqaaman mahmuuda, sebuah tempat yang baik, mulia, indah, dan terpuji.

Bacaan Doa Setelah Adzan

Doa ini dibaca setelah adzan berkumandang, baik itu Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib ataupun Isya’. Syukur kita bisa menghafalkannya dan mengamalkannya. Berikut adalah doa setelah adzan dikumandangkan:

اَللّٰهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ . آتِ مُحَمَّدًانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ, وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَّحْمُوْدًانِ الَّذِيْ وَعَدْتَهُ ,  إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادِ

“Allaahumma rabba haadzihid da’watit taammah wash shalaatil qaa-imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah,  wab ‘atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa’adtah,  innaka laa tukhliful mii’aad”

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan yang menguasai panggilan yang sempurna (adzan dan iqamah) serta panggilan shalat yang didirikan, berikanlah kepada nabi Muhammad washilah, dan kemuliaan, dan tempatkanlah dia  di tempat yang mulia yang telah Engkau janjikan. Sungguh Engkau-lah Dzat yang tidak (pernah) menyalahi janji. ”

Bacaan Doa Setelah Iqamah

Sebagai waktu shalat, tentu setelah adzan akan dilanjutkan dengan iqamah selang beberapa. Dalam iqamah ini ternyata juga ada doanya. Berikut doanya

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Aqaamahallaahu wa adaamahaa maadaamatis samaawaatu wal ardlu

Artinya :

“Semoga Allah menegakkan dan mengekalkan shalat selama masih ada langit dan bumi”

Catatan Anak Saleh/Salehah:

Perlu kita ketahui bersama suara adzan ternyata terus menerus berkumandang di seantero jagad raya ini. Tentunya hal ini juga berkaitan dengan rotasi bumi yang juga terus berputar.

Sehingga terjadi perbedaan waktu di seluruh dunia, ketika permukaan bumi yang terkena sinar matahari maka itu pertanda siang hari dan di permukaan bumi yang lain tidak terkena sinar matahari, maka di bagian itu pula waktu malam akan atau sedang berlangsung.

Inilah yang membuat waktu adzan juga berbeda, ini pula yang menghasilkan seruan adzan terus berkumandang dan terus terdengar dari arah timur ke arah barat mengelilingi bumi.

Sumber :

  1. Software al-Maktabah al-Syamilah v. 3.48
  2. Tim Bina Karya Guru, Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Dasar Kelas V, (Jakarta: Erlangga, 2007)
  3. Kementrian Agama Republik Indonesia, Kumpulan Doa Sehari-Hari, 2013.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *