Bacaan Shalat: Belajar dan Memahami Teks Bacaan Shalat (Arab Beserta Terjemahnya)

Ketika menjalankan ibadah shalat, tentu saja ada banyak bacaan yang harus kita baca dan kita hafal. Karena dengan menjalankan ibadah shalat ini adalah secara tidak langsung kita berhadapan langsung dengan Allah swt.

Dari sinilah kemudian kita membaca bacaan shalat yang tentu menjadi sebuah bentuk komunikasi kita dengan Allah swt. Dari sini  pulalah kita semuanya juga harus mengetahui dan memahami apa saja yang kita baca tersebut.

Semua ini tentu saja agar kita bisa menjalankan ibadah shalat menjadi khusyuk, karena hati dan pikiran kita bisa menjadi berkonsentrasi. Sehingga ibadah shalat yang kita lakukan bisa membekas dan mempunyai pengaruh yang baik bagi kita semuanya. Berikut

Berikut ini kita akan belajar dan memahami makna bacaan dalam rukun shalat, yang dimulai dari bacaan takbiratul ihram sampai pada bacaan salam.

*) Takbiratul Ihram

اللهُ أَكْبَرُ

Allaahu Akbar

Artinya:

Allah Dzat Yang Maha Besar

*) Doa Iftitah

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا، وَمَا أَنَا مِنَ  الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ،

Allaahu akbar kabiira(n), wal hamdulillaahi katsiira(n), wa subhanaallaahi bukrataw wa ashiila(n).

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiina. laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”

*) Surat al-Fatihah

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ١ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٢ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٣  مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ٤ إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ٥ ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ٦ صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ ٧

(1)Bismillaahirrahmaanirrahiim. (2) Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. (3) Arrahmaanirrahiim. (4) Maaliki yaumid diin. (5) Iyyaka na’budu wa iyaaka nasta’iin. (6) Ihdinas shiraathal mustaqiim. (7) Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladdhaallliiin.

Artinya:

  1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
  3. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
  4. Pemilik Hari Pembalasan
  5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan
  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus
  7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

*) Doa Ketika Ruku’

    (3x) سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ

Subhaana rabbiyal adhziimi (dibaca tiga kali)

Artinya:

Maha Suci Tuhanku, Dzat Yang Maha Agung

*) Doa Ketika I’tidal (Bangun Dari Ruku’)

Ketika berdiri dari rukuk dan membaca:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami’allaahu liman hamidah

Artinya:

Allah mendengarkan para pemuji-Nya.

Kemudian diteruskan dengan membaca

رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ

Rabbanaa lakal hamdu

Artinya:

Ya Allah Rabb kami, bagi-Mu lah segala puji.

*) Doa Ketika Sujud

(3x) سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَىْ   

Subhaana rabbiyal a’laa  (dibaca tiga kali)

Artinya:

Maha Suci Rabb-ku, Dzat Yang Maha Tinggi  

*) Doa Ketika Duduk Diantara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي،وَاجْبُرْنِي، وَارْفَعْنِي، وَارْزُقْنِي, وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي

Rabbighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa’aafinii, wa’fu’annii

Artinya:

Ya Allah ampunilah dosaku, dan belas kasihanilah aku, dan cukupkanlah segala kekuranganku, dan angkatlah derajatku, dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk, dan berilah aku kesehatan, dan berilah ampunan kepadaku.

*) Doa Ketika Tahiyyat / Tasyahud Akhir

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ، الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله

Attaahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an-laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah.

Artinya:

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan bagi Allah. Segala keselamatan tetap untuk engkau, wahai Nabi, dan demikian juga rahmat Allah dan berkah-Nya. Mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kami sekalian dan untuk para hamba Allah yang ¡alih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

*) Bacaan Shalawat Nabi saw. , (Dibaca Setelah Doa Tahiyat Akhir / Tasyahud Akhir)

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ  

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa  Ibraahiim wa ‘alaa- aali Ibraahim, wa baarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa aali Ibaahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya:

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana pernah Engkau berikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya; dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta keluarganya sebagaimana Engkau memberikan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta
Engkau-lah Dzat Yang Maha Terpuji dan Maha Mulia”

*) Salam

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَ كَاتُهُ

Assalaamu’alaikum warahmtullaahi wabarakaatuhu

Artinya:

Keselamatan (dan kesejahteraan) dilimpahkan kepada kamu sekalian, serta rahmat Allah dan berkah-Nya.

Setelah mengetahui makna dan bacaan rukun shalat di atas, tentu saja kita tidak harus terburu-buru dalam membacanya. Karena semua bacaan dan makna dalam rukun shalat di atas mempunyai kandungan yang sangat istimewa , dimana secara tidak langsung kita berkomunikasi dengan Allah swt.

Semoga dengan memperhatikan dan mempraktekkan bacaan dalam rukun shalat di atas, membuat kita lebih paham dan semangat kita menjadi bertambah dalam menjalankan ibadah shalat  tepat waktu dan melakukannya secara berjamaah.

Sumber:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas IV (edisi revisi), (Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), 2014.
Moh. Rifai, Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, (Semarang: Thoha Putra), 1976
Said bin Ali al-Qahtani, Kumpulan Doa dalam Al-Qur’an & Hadits (terj), (Riyadh: Maktab Dakwah dan Bimbingan Jaliyat Rabwah), 2017.
Software Qur’an in Ms Word v.2.2