10 Adab Makan dan Minum Dalam Islam Beserta Fungsinya

Setiap aktivitas yang dijalankan oleh manusia tentu membutuhkan tenaga, dan tenaga ini tentunya didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh manusia tersebut. Ketika seseorang menghendaki dirinya untuk makan dan minum, tentunya mempunyai aturan tersendiri atau bisa disebut dengan tata krama ataupun adab.

Dalam agama Islam sendiri mengonsumsi makanan dan minuman ini juga mempunyai aturan atau adab sendiri. Alias tidak boleh dengan seenaknya sendiri dan sesuka hati.  Lalu, bagaimanakah adab atau tata krama makan dan minum dalam agama Islam. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya.

Adab Mengonsumsi Makanan Dan Minuman Dalam Agama Islam

Kata ‘adab’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mempunyai arti kehalusan, kesopanan, kebaikan budi pekerti atau juga akhlak. Jadi, menjaga sesuatu agar menjadi sopan, baik, ataupun halus tidak hanya terletak pada aktivitas pergaulan yang kita lakukan sehari-hari saja, melainkan juga pada aktivitas mengonsumsi makanan dan minuman juga.

Mengonsumsi makanan dan minuman dalam ajaran Islam pun juga mempunyai adab sendiri, sebagaimana yang dicontohkan oleh beliau Rasulullah saw. berikut ini:

  1. Niat. Seperti ibadah-ibadah yang lainnya niat ini sangatlah penting. Niatlah makan dan minum untuk menambah tenaga agar dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan baik dan benar.
  2. Mencuci tangan. Hal ini juga penting, dengan mencuci tangan , kita berharap agar dapat terhindarkan dari penyakit atau kuman yang menempel di tangan kita.
  3. Jangan lupa berdoa terlebih dahulu kepada Allah swt.
  4. Makanan ataupun minuman yang dikonsumsi hendaknya tidak hanya bersih, tetapi juga suci (bebas dari najis), serta terjaga kehalalannya (tidak haram).
  5. Ketika mengonsumsi makanan atau minuman, hendaklah duduk dengan baik dan sopan (pantas)
  6. Makan dan minumlah dengan tangan kanan, kecuali mengalami kondisi cacat fisik sehingga tidak memungkinkan untuk makan dengan tangan kanan. Sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi saw. yang artinya: “ …. Sebutlah Nama Allah ketika mau makan, dan ambillah makanan itu dengan tangan kananmu, serta ambillah makanan yang berdekatan denganmu” (HR. Bukhari)
  7. Makan dan minumlah dengan secukupnya dan jangan berlebih-lebihan. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. al-A’raf ayat 31, yang artinya: “Makan dan minumlah (kamu sekalian) dan janganlah berlebih-lebihan, seungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang berlebihan”
  8. Usahakan untuk tidak berbicara ketika makan atau minum.
  9. Ketika selesai makan atau minum, jangan lupa untuk cuci tangan, dan berkumur, untuk membersihkan tangan dan mulut dari sisa-sisa makanan yang menempel.
  10. Jangan lupa berdoa selesai makan. Hal ini juga sangat penting sebagai rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan-Nya kepada kita.

Doa Sebelum Makan dan Sesudah Makan

Adapun untuk doa sebelum makan adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah keberkahan atas rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka”

Dan doa ketika setelah makan adalah sebagai berikut :

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِين

Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makan dan minum kepada kami dan menjadikan kami sbagai kaum muslimin

Adapun ketika seseorang lupa membaca doa sebelum makan dan teringat, di tengah-tengah waktu makan, hendaknya membaca doa sebagai berikut :

بِسْمِ اللهِ فِي اَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah, pada awalnya dan akhirnya.”

Fungsi Adab Makan dan Minum Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ketika seseorang sudah mengetahui adab atau tata krama dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Tentunya hal ini akan berfungsi dengan baik.  Lalu apa sajakah fungsi dari adab makan dan minum itu sendiri. Fungsinya adalah sebagai berikut:

  1. Menambah rasa syukur seorang hamba kepada Allah swt. yang telah memberikan berbagai nikmat, diantaranya bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah tersedia.
  2. Dengan niat yang baik, yakni agar bisa bekerja dan beribadah. Maka, orang tersebut akan mendapatkan pahala dari apa yang telah dimakannya.
  3. Bisa mengikuti sunah-sunah Rasulullah saw. dalam hal bab makan dan minum.
  4. Mampu berlaku baik dan sopan, sesuai dengan norma-norma yang telah ditetapkan dalam suatu kelompok masyarakat.
  5. Terhindarkan dari segala hal-hal buruk atau penyakit yang diakibatkan dari kuman atau bakteri yang menempel pada makanan atau minuman.

Demikian penjelasan mengenai perihal adab atau tata krama dalam mengosumsi makanan dan minuman beserta penjelasan fungsinya dalam agama Islam. Semoga dengan sedikit penjelasan yang tidak begitu banyak ini bisa membuat kita tahu bahwa Islam mempunyai banyak sekali rahasia termasuk dalam hal ini mengonsumsi makanan dan minuman.

Jika mau membaca, sebenarnya masih banyak sekali adab dan tata krama dalam hal mengonsumsi makanan dan minuman. Dengan mengikuti adab mengonsumsi makanan dan minuman ini, semoga kita semua bisa meniru dan belajar dari Rasulullah saw. , meski berawal dari masalah makan dan minum.

Sumber:

  • Tim Agama Islam, Pendidikan Agama Islam Penyejuk Qalbu SMP Kelas VIII, (Jakarta: Yudhistira, 2008), cet. II
  • Software Kamus Besar Bahasa Indonesia v. 1.1
  • https://ibnumuna.org/adab-dan-tata-cara-makan-dan-minum-html/ , (diakses tanggal 11 Agustus 2020)
  • https://almanhaj.or.id/4005-adab-adab-makan-dan-minum.html , (diakses tanggal 12 Agustus 2020)

Bacaan lain: